Dubes sebut Saudi tak lakukan pelanggaran telah eksekusi mati Zaenab

Mustafa sendiri mengaku tidak mengetahui mengapa pemerintah Saudi langsung eksekusi tidak memberitahukan tanggalnya.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Dubes sebut Saudi tak lakukan pelanggaran telah eksekusi mati Zaenab
TKI siti zaenab. ©blogspot.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Al-Mubarak bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di kantornya, pagi ini. Pemanggilan itu terkait TKI bernama Siti Zaenab di Saudi Arabia yang dieksekusi mati tanpa memberitahukan kepada pemerintah Indonesia.Menurut Mustafa, pihaknya sudah memberitahukan proses hukuman mati Siti Zaenab kepada Dubes Indonesia di Saudi Arabia. "Pemerintah Indonesia sudah tahu tentang vonis hukuman mati," ujar Mustafa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4). Namun, kata Mustafa, memang untuk tanggal eksekusi tidak diberitahukan pemerintah Saudi kepada Indonesia. Atas hal itu, Mustafa mengatakan tidak ada pelanggaran jika pemerintah Saudi tidak memberitahukan tanggal eksekusi. Yang jelas, lanjutnya, sudah diberitahukan proses hukuman Siti Zaenab tersebut.

"Mungkin tanggal eksekusinya tidak diberitahukan. Saya harus mencari tahu dulu. Saya tidak tahu kenapa seperti itu. Menteri Luar Negeri Indonesia juga menanyakan hal yang sama. Saya bilang saya akan menginformasikannya kepada pemerintah saya," ujarnya.Mustafa sendiri mengaku tidak mengetahui mengapa pemerintah Saudi langsung eksekusi tidak memberitahukan tanggalnya. Dirinya pun sempat terkejut atas hal itu."Because I got surprised by the summons by the foreign affairs this morning. So, I have to get back to my government and find out as well," ujarnya.

Rekomendasi