Leonita Julian memprotes pihak Marche Restaurant yang mencantumkan namanya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Leonita menegaskan tak mendatangi restoran tersebut untuk menanyakan fasilitas charge laptop. "Fakta sebenarnya, Marche saat itu belum mengetahui pasti siapa nama pelanggannya. Pertanyaannya, mengapa tidak ada konfirmasi sebelum membuat press release? Di sini nama saya jadi korban," kata Leonita kepada merdeka.com, Selasa (7/4).Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Marche terkait hal tersebut. Menurut Leonita, berdasarkan keterangan PR Marche, namanya muncul dari manajer restoran yang hanya menyimpulkan dari berita di media. "Hingga sekarang saya belum mendapat pernyataan maaf secara resmi dari Marche yang sudah mencantumkan nama saya di press release-nya tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Saat ini menyebabkan banyak komentar negatif dari pembaca, bahkan pelecehan seksual," imbuhnya."Saya berharap ada klarifikasi resmi dari Marche secara terbuka, tentang kesalahan internalnya dalam memberikan info ke netizen yang menghubungi via telepon, dan klarifikasi kesalahan telah mencantumkan nama saya dalam press release-nya yang berakibat panjang dan sangat merugikan saya," tambahnya.Dia menambahkan, hanya terkejut ketika melihat postingan tersebut. "Saya sebenarnya bukan pelanggan yang mengupload bill itu. Bahkan saya tidak ada di lokasi. Saya hanya me-repath atau tweet postingan Angga dan berkomentar karena terkejut harga Rp 400 ribu hanya untuk nge-charge," ujarnya.Menurut Leonita, awalnya banyak yang re-path struk bill Marche dari Angga (orang yang meng-upload bill Marche ke akun pathnya). Lalu beberapa teman saya menghubungi pihak Marche via telepon menanyakan kebenarannya. "Pihak Marche pun menjawab bahwa memang itu biaya nge-charge, karenanya yang beredar di twitter adalah mahalnya harga nge-charge di Marche, berdasarkan konfirmasi dari pihak Marche sendiri," tuturnya. Tetapi yang aneh, kata Leonita, Marche kemudian mengatakan tidak pernah membebankan biaya untuk listrik tapi untuk sewa ruangan. "Berarti ada kesalahan komunikasi di internal Marche sendiri, bukan karangan netizen. Pertanyaannya, kenapa di beberapa artikel juga masih mencantumkan biaya isi baterai (bukan sewa ruang," tandasnya.Sebelumnya, Juru Bicara Restoran Marche Plaza Senayan, Stella Clarissa Valerina mengatakan Leonita Julian beserta teman atau rekan kerjanya yang berjumlah sekitar 10 orang mendatangi restoran pada 23 Maret 2015."Mereka ingin melakukan meeting sekitar pukul 17.00 WIB. Ibu Leoni beserta teman atau kerabat kerja menanyakan kabel roll listrik agar ibu leoni beserta teman dapat menggunakannya untuk charge laptop," papar Stella dalam rilis yang diterima merdeka.com, Sabtu (4/4).
Nama dicatut, Leonita Julian minta Marche Restaurant klarifikasi
"Fakta sebenarnya, Marche saat itu belum mengetahui pasti siapa nama pelanggannya," kata Leonita.
Rekomendasi