Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Indonesia angkatan 2013, Dewi Rizky, mengaku melihat langsung ledakan terjadi di Laboratorium Kualitatif pada Senin (16/3) siang. Dia mengatakan saat itu mereka sedang menjalani praktik menjelang ujian tengah semester."Suasana lagi destilasi, yang mengalami kejadian kelompok lima. Saya kelompok sepuluh jauh dari ledakan," kata Dewi saat ditemui merdeka.com di Kampus UI, Depok, Selasa (17/3).Menurut Dewi, saat kejadian ledakan itu, semua orang berada di ruangan dievakuasi melalui tangga. Mereka yang luka-luka dilarikan langsung ke rumah sakit terdekat."Waktu ledakan ruangan berantakan, pecahan kaca ada dan banyak darah," ucap Dewi.Dewi menceritakan, setelah kejadian itu semua mahasiswa mengalami trauma akibat mendengar suara ledakan cukup besar. Menurut dia sampai saat ini bahkan ada mahasiswa ketakutan saat akan melakukan praktik destilasi dan identifikasi."Trauma saya dengar ledakan dan darah. Bagian yang parah Citra keluar darah," ujar Dewi.Menurut Dewi, sang dosen sebenarnya sudah memerintahkan sebagian mahasiswa memakai peralatan pengamanan laboratorium. Sebab, hal itu merupakan standar operasional prosedur. Tetapi menurut dia beberapa kawannya ada yang mengabaikan perintah itu."Alat perlengkapan wajib terus dipakai. Kalau saya sendiri pakai, kalau yang lain sebagian ada yang pakai, ada yang enggak pakai," lanjut Dewi.
Imbas ledakan, sebagian mahasiswa Farmasi UI trauma praktik lab
Dewi mengakui sebagian rekannya mengabaikan perintah dosen tak mengenakan alat pengaman.
Advertisement
Rekomendasi