Politikus senior Haryanto Taslam meninggal dunia di RS Medistra, Jakarta sekitar Pukul 20.55 WIB. Anak Haryanto, Ragil Parikesit mengakui almarhum mengidap penyakit agak langka. Di mana otot-ototnya ditutupi oleh seluruh imun sehingga sulit bergerak."Almarhum memang punya penyakit agak langka yaitu Myasthenia Gravis, kita juga baru mengetahuinya sekitar dua bulan lalu di mana sistem imun (kekebalan tubuh) memblokade seluruh otot. Bahkan yang terakhir menyerang otot tenggorokannya yang membuat susah menelan," ujar Ragil di RS. Medistra, Jakarta, Sabtu (14/3).Ragil menjelaskan, almarhum juga hanya bergantung satu obat. Di mana efek sampingnya adalah membuat diare. "Kita pilih, mau bapak tidak minum obat atau harus minum obat. Karena itu kita coba dengan mengurangi dosisnya," jelasnya.Myasthenia Gravis (MG) adalah penyakit autoimun kronis dari transmisi neuromuskular yang menghasilkan kelemahan otot. Istilah Myasthenia adalah bahasa Latin untuk kelemahan otot, dan Gravis untuk berat atau serius.Myasthenia Gravis termasuk salah satu jenis penyakit autoimun. Menurut kamus kedokteran, penyakit autoimun itu sendiri adalah suatu jenis penyakit di mana antibodi menyerang jaringan-jaringannya sendiri.Myasthenia Gravis dapat menyerang otot apa saja, tapi yang paling umum terserang adalah otot yang mengontrol gerakan mata, kelopak mata, mengunyah, menelan, batuk dan ekspresi wajah. Bahu, pinggul, leher, otot yang mengontrol gerakan badan serta otot yang membantu pernafasan juga dapat terserang.
Haryanto Taslam mengidap penyakit langka, Myasthenia Gravis
Sistem kekebalan tubuhnya menutupi otot-ototnya hingga lemah. Terakhir menyerang tenggorokan hingga sulit menelan.
Rekomendasi