Motor sampai masuk tol kejar Honda City seret Firman sampai 30 km

Bukannya berhenti Diteriaki massa, Yana malah terus menginjak pedal gas dan masuk ke Tol Pasirkoja.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Motor sampai masuk tol kejar Honda City seret Firman sampai 30 km
Honda City yang seret Mahasiswa Bandung. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Mobil Honda City yang dikendalikan Yana (43) berujung maut. Firman Nurhidayat (21) tewas mengenaskan setelah tubuhnya terseret 30 kilometer mobil itu. Pengendara lain yang mengetahui ada tubuh menggelayut di kolong mengejar mobil berwarna abu metalik nopol D 1347 UI tersebut.Bukannya berhenti, Yana malah terus menginjak pedal gas dan masuk ke Tol Pasirkoja. Warga pun berusaha mengejar mobil jenis sedan itu. Bahkan ada empat motor yang berusaha mengejar dan masuk ke Tol Cipularang."Ada empat motor yang mengejar masuk dari Pasirkoja juga, tapi karena tidak terkejar akhirnya motor keluar Tol Baros (Cimahi)," kata Kapolres Cimahi AKBP Erwin Kurniawan di Mapolres Cimahi, Sabtu (28/2).Yana yang tengah bersama teman wanitanya Wiwin, melarikan diri ke arah Jakarta. Tapi pelariannya terhenti ketika tepatnya di KM 116.600 bus menutup jalan pelaku. "Ada kernet yang melihat seperti ada orang terseret akhirnya diberhentikan," terangnya.Petugas PJR yang ikut memonitor langsung mendatangi lokasi. Yana dan Wiwin langsung diamankan. Sedangkan Firman sudah tewas dengan kondisi mengenaskan. Firman yang tercatat sebagai mahasiswa UPI jurusan Teknik Mesin semester IV tersebut badan bagian depannya ancur."Kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Cahywa Kawaluyaan," ungkapnya.Peristiwa itu terjadi Jumat (27/2) malam sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Kebon Kopi Cimahi Selatan. Firman yang mengendalikan sepeda motor Yamaha Vega berusaha menyalip Honda City. Tapi Firman dikagetkan kendaraan lain dari arah berlawanan.Firman banting stir, dan akhirnya jatuh. Tubuhnya tersungkur hingga akhirnya masuk ke kolong mobil. Di situlah tubuh Firman terseret hingga 30 kilometer. Adapun Yana yang mengendalikan mobil terus tancap gas lantaran panik melihat massa mengejarnya.

Rekomendasi