Polisi memeriksa sejumlah saksi terkait penemuan benda diduga bom di toilet tempat arena bermain lantai UG Mezanine, ITC Depok, pada Senin (23/2). Beruntung benda berbahaya ini meletus tidak melukai pengunjung."Jumlah saksi yang sudah diperiksa ada 6 orang, yaitu 2 pengunjung, 2 cleaning service dan 2 satpam," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul di ruangannya, Selasa (24/2).Martinus juga menjabarkan bahwa isi kardus yaitu detonator, kabel, baterai, timer serta beberapa botol berisi cairan. Menurutnya, jika itu terangkai menjadi satu, akan menjadi bahan peledak."Kami menganggap kejadian ini bukan sebuah ledakan, melainkan sebuah letupan. Karena di sini tidak ada korban, kardus pun tidak rusak. Hanya seperti balon yang meletus," ungkapnya.Meski hanya seperti balon yang meletus, menurutnya, apa yang dilakukan pelaku membuat resah. Meskipun di kardus tidak berisi pesan apapun, ini tetap termasuk bagian dari teror.Dia juga menjelaskan, bisa saja ada keterkaitan dengan bom di Bekasi. "Bisa saja ini pelaku yang sama, karena ingin memberikan pesan tertentu, namun masih belum kita jawab," ujar Martinus.Mengenai keamanan yang ada, Martinus juga menjelaskan bahwa mengenai pengamanan fasilitas di mal seperti CCTV gedung, ada beberapa bagian yang sudah didapatkan dan saat ini masih sedang dipelajari dan hasilnya masih dalam penyidikan."Kita juga masih meninjau dari mana masuknya bom tersebut," ungkapnya.Namun kejadian bom kemarin tidak mengganggu aktifitas yang ada di ITC Depok ini. Hanya saja tempat adanya bom masih dilokalisir.Martinus juga mengimbau warga agar tetap hati-hati, namun tidak perlu terlalu was-was. Pihak kepolisian pun akan meningkatkan keamanan guna mengantisipasi dan mencegah kembali kejadian seperti ini.
Periksa CCTV, polisi selidiki masuknya bom ke ITC Depok
"Kami menganggap kejadian ini bukan sebuah ledakan, melainkan sebuah letupan," ujar Kombes Martinus.
Rekomendasi