Ajarkan ngeseks saat pacaran wajar, buku terbitan Surabaya ditentang

"Sebetulnya, wajar kok kalo pacar kamu ngajak ML."

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Ajarkan ngeseks saat pacaran wajar, buku terbitan Surabaya ditentang
Saatnya Aku Belajar Pacaran. ©repro buku Saatnya Aku Belajar Pacaran

Buku berjudul 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' menuai kecaman karena isinya mengajarkan pasangan yang tengah berpacaran untuk melakukan hubungan seks. Salah satu yang menentang penerbitan dan penjualan buku tersebut adalah anggota DPD asal DKI Jakarta Fahira Idris."Bila ada informasi HP, Alamat, Email Sdr. TOGE & Penerbit Brilian Internasional tolong mention @fahiraidris /kirim SMS/ Email di bio saya," tulis Fahira melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (4/1).Dari penelusuran merdeka.com, Rabu (4/2), sang pengarang Toge Aprilianto menuliskan, wajar jika seorang lelaki atau perempuan mengajak pasangannya berhubungan seks. Menurutnya, hal itu merupakan hal yang alamiah."Sebetulnya, wajar kok kalo pacar kamu ngajak ML. Wajar juga kalo kamu ngajak pacarmu ML. Hal itu kan alamiah-naluriah. Jadi, itu justru pertanda kalo kamu dan/atau pacarmu masih punya energi buat terlibat dalam proses reproduksi, yang memang sewajarnya dimiliki oleh mahluk hidup."

"Jadi, kalo pacarmu ngajak ML, kamu boleh aja nurutin maunya dia, kalo kamu sanggup. Artinya, kamu mau nglakuin itu n kamu juga siap ngadepin akibatnya, lebih baik ga kamu lakuin daripada kalopun dilakuin akhirnya jadi ga asik gara-gara pikiranmu n perasaanmu ga kompak."Buku 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' diterbitkan oleh Brilian Internasional. Buku ini dirilis pada 2010.

Rekomendasi