Ratusan pelayat mulai mulai berdatangan di rumah duka pramugara AirAsia, Wismoyo Ari Prambudi di Desa Jetak, Bareng Lor, Klaten Utara, Klaten, Senin (5/1). Selain keluarga, kerabat dan tetangga sejumlah pejabat dari Pemkab Klaten juga nampak, termasuk Bupati Sunarna.Sementara itu keluarga Yoyok, panggilan akrab Wismoyo, masih tampak berduka. Demikian juga dengan kedua orangtua korban, Sri Sumingsri dan Suharno. Raut kesedihan mendalam tak bisa disembunyikan. Mereka duduk di kursi ruang tamu dan menyalami ratusan pelayat yang menyesak ruangan dan halaman rumah.Karangan bunga ucapan duka cita juga memenuhi rumah bercat orange tersebut. Wartawan yang mencoba masuk ruangan tamu dan persemayaman jenazah tidak diperkenankan."Maaf mas, mohon dimengerti, wartawan jangan masuk dulu," ujar Aris Budiharjo, saudara ipar korban.Sejumlah keluarga, teman, dan tetangga juga nampak melakukan salat jenazah di samping korban. Nampak juga Dwiharso Syah, teman korban, yang juga pilot AirAsia."Sedih lihat Yoyok dalam kondisi seperti ini," ucap dia singkat.Menurut rencana, jenazah Yoyok akan dimakamkan di pemakaman Ngasemrejo, Jetak Lor yang letaknya tidak jauh dari rumah duka, pada jam 10.00 WIB
Ratusan pelayat datangi rumah pramugara AirAsia di Klaten
Selain keluarga, kerabat dan tetangga sejumlah pejabat dari Pemkab Klaten juga nampak, termasuk Bupati Sunarna.
Rekomendasi