Jelang Natal, muncul spanduk larangan ucapkan Natal di Malang

Ada tujuh titik spanduk terpasang di lokasi strategis Kota Malang.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Jelang Natal, muncul spanduk larangan ucapkan Natal di Malang
Spanduk larangan ucpakan Natal. ©2014 Merdeka.com

Sehari menjelang Natal, muncul spanduk larangan mengucapkan selamat Natal oleh umat muslim kepada umat Nasrani. Ada tujuh titik spanduk terpasang di lokasi strategis Kota Malang.Salah satu spanduk terpasang di Jalan Soekarno Hatta, ada beberapa juga dalam bentuk baliho yang ditempelkan di tiang telepon. Selain itu, di Jalan Panglima Besar Jenderal Sudirman (Sekitar Patung Kuda) terpampang spanduk larangan tersebut."Muslim yang baik tidak mengucapkan selamat Natal serta tidak merayakan Natal dan Tahun Baru. Untukmulah agamamu dan untukulah agamaku (Qs Alkafirun)," demikian tulisan tersebut.Pantauan merdeka.com, Rabu (24/12), spanduk diduga dipasang sejak Selasa (23/12) malam. Karena sehari sebelumnya belum ada di lokasi tersebut.Pada bagian bawah tertulis beberapa lembaga sebagai pendukung atau pemasang spanduk tersebut, di antaranya Majelis Taklim dan Dakwah Khusnul Khotimah, Forum Takmir Masjid Kota Malang, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), MUI, Radio Dakwah Islamiyah 100,5 FM, Radio Al-UMM 102.5 FM, Forum Takmir Masjid. Selain itu juga terpampang logo' Tolak Topi Santa untuk Kaum Muslimin'.Merdeka.com kini sedang mencari klarifikasi dari beberapa pihak yang tersebut di atas.

Rekomendasi