Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Djamal Aziz mengaku tidak heran atas kemenangan Filipina terhadap Indonesia pada Piala AFF 2014. Menurutnya, tim asuhan Thomas Dooley itu mampu membekuk timnas 4-0 karena didominasi pemain naturalisasi."Lihat naturalisasi Filipina. Dari 11 pemain, 10 naturalisasi," kata Djamal dalam acara Polemik Sindo Radio bertajuk 'Sepakbola Adalah Kita' di Jakarta, Sabtu (20/12).Dia pun kemudian membandingkan pemain naturalisasi Filipina dengan Indonesia. Menurutnya, timnas salah dengan menaturalisasi pemain yang berusia di atas 30 tahun."Naturalisasi kita produk kisut, yang umur 37, yang bengkok. Naturalisasi itu minimal 20 tahun," lanjutnya.Tim 9Sementara itu, terkait rencana Kementerian Pemuda dan Olahraga membenahi carut marut sepakbola Indonesia melalui Tim 9, Djamal mengaku belum tahu siapa dan apa kerja tim yang bertugas mengawasi kinerja PSSI itu.Dia bahkan mengatakan tidak mau mengomentari badan yang belum lahir. "Saya belum tahu. Namanya belum lahir. Kalau sudah lahir, baru saya komentari. Saya komentari satu-satu," kata Djamal."Kita bicara apa apa adanya. Baru kita komentari, tapi kita tidak mau berbalas pantun," ujarnya.Tim 9 merupakan saran Catur Agus Saptono yang ditugasi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk membenahi kinerja PSSI.
Exco PSSI: Kita naturalisasi pemain kisut
"Naturalisasi kita produk kisut, yang umur 37, yang bengkok. Naturalisasi itu minimal 20 tahun," kata Djamal.
Rekomendasi