Kisah tragis duduk di kursi mal tewas tersetrum

"Saya ingin STC bertanggung jawab. Saya kesal karena mereka mengelak kalau anak saya tewas karena tersetrum."

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Kisah tragis duduk di kursi mal tewas tersetrum
TKP bocah kesterum di STC. ©2014 merdeka.com/faiq hidayat

Amanda Dewi Nugroho mengalami musibah saat duduk di bangku pengunjung mal Senayan Trade Centre (STC), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bocah berusia 7 tahun itu tewas kesetrum setelah kakinya menyentuh kabel yang terkelupas.Evelin Sandra Dewi, ibu Amanda begitu terpukul dengan kejadian tersebut. Dia menuntut agar manajemen STC bertanggung jawab atas tewasnya sang anak."Saya ingin STC bertanggung jawab. Saya kesal karena mereka (pihak STC) mengelak kalau anak saya tewas karena tersetrum. Padahal jelas ada kabel keluar yang bisa membahayakan," kata Evelin di Rumahnya Jalan H. Pekir, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).Evelin kini hanya bisa menahan pilu sambil terus menerus memeluk foto anaknya yang bercita-cita menjadi dokter. Padahal saat hari kejadian dia berencana membahagiakan anak sulungnya itu.Berikut kisah tragis Amanda tewas tersetrum di kursi mal STC:

Amanda Dewi Nugroho (7) begitu sumringah ketika sang ibu mengajaknya ke mal Senayan Trade Centre (STC). Bersama adiknya, Fia (5), bocah kelas dua SD itu dijanjikan akan dibelikan mainan.Ibu dan anak itu berangkat dari rumahnya di Jalan Haji Pekir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/11) sore. Di sana mereka janjian dengan ayahnya yang sudah lebih dahulu berada di lokasi.Di kursi pengunjung berwarna cokelat, hingga pukul 18.00 WIB, ketiganya menunggu. Amanda tampak senang bercanda dengan adiknya sambil sesekali melihat ke arah belakang.Namun tiba-tiba petaka datang. Bocah mungil itu tak sadarkan diri terjatuh dari kursi. Amanda tersetrum setelah kakinya menyentuh kabel Miniature Circuit Breaker (MCB), yang diletakkan di antara kursi dan pagar pembatas."Kesetrum injak kabel tegangan tinggi," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja saat dihubungi merdeka.com, Selasa (11/11).

Seorang penjaga kios di STC, Dede bercerita saat itu Amanda tengah menunggu ayahnya yang sedang mengerjakan renovasi kios. Dia mengaku mendengar rencana keluarga kecil itu untuk makan bersama."Mereka janjian makan di McD," kata Dede kepada merdeka.com, Selasa (12/11).Ketika insiden itu terjadi ayah Amanda sigap datang ke lokasi. Dia sempat terkejut melihat anak perempuannya tak sadarkan diri. "Jarak kios yang direnovasi enggak jauh sekitar 10 meter," tuturnya.Tubuh Amanda langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina. Tetapi takdir berkata lain, nyawa anak sulung itu tidak tertolong.

Amanda Dewi Nugroho (7) dalam kesehariannya dikenal sebagai anak yang penurut dan pandai bergaul. Evelin, ibu Amanda, mengatakan, anaknya yang bersekolah di SD Budi Mulya, Kemandoran 1, pada Oktober lalu mendapatkan beasiswa dari Kompas sebesar Rp 500 ribu."Anaknya itu baik, supel dan enggak banyak tingkah. Kesehariannya suka main bersama tetangganya," kata Evelin di rumahnya Jalan H Pekir, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).Menurut dia, anaknya hobi menggambar rumah, suka berjoget dan bermain piano hadiah ulang tahun dari sang ayah, Sasmito Nugroho (42)."Kalau ada temannya lewat depan rumah dia suka negur. Dia sering main di depan rumah sama Selo, tia dan lainnya," ujar dia.Dia mengatakan, anaknya sering membuat puding dan donat karena sering melihat dirinya membuat kue. Selain itu, anaknya juga suka dihiasi rambutnya oleh dirinya."Apalagi kalau dikuncir rambutnya seneng banget dia," katanya.Sementara mainan yang digemari sang anak adalah boneka Barbie dan Hello Kitty. Amanda memang menyukai warna pink dan memiliki cita-cita menjadi dokter."Dia pernah cerita ingin jadi kupu-kupu seperti di film Barbie. Pokoknya segala sesuatu yang warna pink dia suka, makanya keluarga bilang sekalian saja gigi Amanda diwarnai pink," jelasnya.

Amanda Dewi Nugroho (7 tahun) sebelum tewas tersetrum di lantai 1 Mal Senayan Trade Center sering mimpi pergi bersama Ibu Rosa Guru TK Budi Mulya. Dalam mimpi itu Amanda diajak pergi ke sebuah taman."Selama seminggu ini kata Amanda sering mimpi diajak Bu Rosa ke taman yang gelap," kata Evelin Sandra Dewi (31), ibu Amanda di rumahnya Jalan H. Pekir, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).Menurutnya, saat mimpi itu Amanda ketakutan lari ke kamar ibu dan bapaknya dengan wajah pucat. Padahal, kata Evelin, Ibu Rosa yang mengajar di sekolah adiknya, Selviana (5) adalah sosok yang baik terhadap anak-anak kecil."Waktu tidur jam 8 malam dia lari ke kamar saya dengan ketakutan. Terus saya tanya kamu kenapa? Dia bilang habis mimpi diajak ke taman gelap banget sama orang yang sosoknya mirip Bu Rosa," ujarnya.Lanjut dia, Ibu Rosa merupakan Guru Bimbel Amanda. "Bu Rosa ini sering ngelesin anak-anak SD. Jadinya begini mal tempat bermain sama kayak taman," tutupnya.

Rekomendasi