Untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya virus ebola, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan jemaah haji usai melakukan ibadah haji. Kondisi kesehatan para tamu Allah itu akan dipantau hingga 2 pekan ke depan."Kita akan terus pantau kondisi kesehatan para jemaah haji selama 2 minggu ke depan. Satu orang petugas dari puskesmas akan memeriksa kondisi kesehatan secara rutin untuk memastikan para jemaah haji tidak tertular penyakit dari luar negeri," ujar Kepala DKK Sukoharjo, Guntur Subiantoro, Minggu (09/11).Guntur mengatakan para jemaah haji sebelum pulang ke rumah masing-masing, juga sudah diperiksa kondisi kesehatannya di Embarkasi Donohudan Solo. Usai dari embarkasi, selama dua pekan ke depan menjadi tanggung jawab pihaknya."Petugas puskesmas akan mencatat semua keluhan dan hasil pemeriksaan rutin jemaah haji, selama 2 minggu ke depan. Ini untuk memastikan jemaah haji tertular penyakit atau virus dari luar negeri atau tidak, termasuk mers dan ebola," katanya.Dari hasil pemeriksaan sementara ini yang sudah dilakukan, lanjut Guntur, pihaknya tidak menemukan jemaah haji terinfeksi virus ebola maupun mers ataupun penyakit lainnya dari Arab Saudi. Sedangkan jemaah haji yang mengalami sakit, selain factor usia yang sudah lanjut, juga karena mereka memang sudah sakit sejak sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Cegah ebola, kesehatan jemaah haji diperiksa selama 2 pekan
"Petugas puskesmas akan mencatat semua keluhan dan hasil pemeriksaan rutin jemaah haji," kata Guntur.
Advertisement
Rekomendasi