Filosofi logo Yogya disepakati, design & tagline masih polemik

"Sudah tidak ada masalah soal konsep dan filosofi, yang masih jadi soal itu desainnya," kata Tavip.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Filosofi logo Yogya disepakati, design & tagline masih polemik
Togua. ©istimewa

Polemik branding logo Jogja sudah mulai mencapai titik temu. Setelah dilakukan beberapa kali pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat, Bappeda DIY selaku pelaksana pembuatan logo baru mengaku sudah mulai cair.Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto mengatakan sejauh ini sudah tidak ada masalah soal konsep dan filosofi. Namun yang masih didiskusikan soal design dan tagline.

"Sudah tidak ada masalah soal konsep dan filosofi, yang masih jadi soal itu desainnya, karena itu kemarin kita usulkan membentuk tim untuk membahas desain dan tagline," kata Tavip, Selasa (04/11).Tim yang dibentuk berdasarkan kesepakatan diskusi bersama elemen masyarakat tidak melibatkan Hermawan Kertajaya pembuat logo Jogja yang mendapat kritikan. Tugas tim tersebut nantinya menyaring logo-logo yang masuk dari beberapa elemen di Yogya."Kalau timnya jumlahnya ada 10, nama-namanya ya yang hadir kemarin di BPD, tapi masih diusulkan ke gubernur," tambahnya.Sementara itu Tavip juga masih memikirkan bagaimana reward bagi pemilik logo yang akan digunakan. Pasalnya memungkinkan logo yang diajukan tambah atau diubah sedikit oleh tim yang terdiri dari ahli."Mekanisme rewardnya itu nanti bagaimana, siapa tahu ada penggabungan dan lainnya. Kalau bagi saya logonya nanti bisa bikin bangga kalau dibuat kaos dan kita pakai, bukan kalau dipakai malah bikin malu," jelasnya.Rencananya tim 10 yang dibentuk akan menyaring logo yang masuk menjadi 3 logo saja untuk di ajukan kepada Sri Sultan HB X. Setelah itu Sultan nantinya yang akan menentukan logo Jogja yang baru.

Rekomendasi