Cek kesehatan Raja Surakarta, polisi gunakan dokter pembanding

"Sudah siap, ini sudah kita koordinasikan dengan kejaksaan, jika dinyatakan lengkap, kita jilid," kata Andy.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Cek kesehatan Raja Surakarta, polisi gunakan dokter pembanding
Pertemuan Raja Surakarta. ©2013 Merdeka.com

Polres Sukoharjo, Jawa Tengah, menggunakan jasa dokter pembanding guna memastikan kesehatan Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) XIII. Hasil pemeriksaan dokter pembanding itu akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara kasus human trafficking dengan tersangka AT, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo.Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai mengatakan berkas perkara human trafficking yang menyeret nama besar PB XIII sebagai saksi tersebut, saat ini sudah siap dilimpahkan ke Kejari. Ia mengaku penyidik Polres Sukoharjo sudah melengkapi berkas dengan lampiran hasil pemeriksaan rekam medik oleh dokter pembanding."Penyidik hingga saat ini belum memeriksa PB XIII seperti yang disarankan Kejaksaan Negeri karena yang bersangkutan sedang sakit. Atas saran Kejari Sukoharjo, kita lengkapi berkas dengan lampiran hasil pemeriksaan rekam medik oleh dokter yang di Jakarta dan dokter pembanding," ujar Andy kepada wartawan, Rabu (29/10).Andy mengaku telah meminta bantuan dokter dari Rumah Sakit DKT Solo untuk memeriksa rekam medic PB XIII. Hasilnya akan digunakan sebagai lampiran pada berkas yang akan dilimpahkan. Ia menambahkan, saat ini berkas perkara tersebut sudah siap dan sudah dikoordinasikan dengan kejaksaan."Sudah siap, ini sudah kita koordinasikan dengan kejaksaan, jika dinyatakan lengkap, kita jilid dan segera kita kirim," katanya.Menurut Andy, selain sudah memeriksa berkas rekam medik dari dokter pembanding, penyidik juga sudah melakukan pengecekan langsung ke Rumah Sakit tempat PB XIII dirawat di Jakarta. Pihaknya juga sudah melakukan sinkronisasi rekam medic antara dokter dari Jakarta dan dokter pembanding dari dari RS DKT Solo.

Rekomendasi