Seorang jamaah haji asal Bantul yang baru saja pulang dari tanah suci mengalami gejala penyakit MERS atau flu Arab. Penderita yang berinisial Nyonya K (95) sebelumnya menderita panas tinggi dan sesak napas karena kondisi tidak membaik keluarga pun kemudian membawa ke RSUP Dr Sarjito untuk diperiksa, Senin (27/10) malam.Setelah menjalani pemeriksaan, Ny K divonis mengidap penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.Menurut Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Trisno Heru Nugroho, pihak dokter UGD Dr Sardjito telah menetapkan bahwa Nyonya K suspect Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-Cov)."Setelah dipastikan benar terserang MERS, pasien kini di rawat di ruang isolasi Melati 5 dan langsung diberi obat-obatan standar penanganan virus," kata Trisno saat ditemui wartawan di RSUP Dr Sarjito, Selasa (28/10).Saat ini pihak rumah sakit tengah melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kondisi pasien. Trisno mengatakan sejauh ini pasien memang mengalami kondisi, khususnya paru-paru."Kami sedang melakukan uji laboratorium rumah sakit dan Laboraturium Litbangkes Jakarta untuk mengetahui status pasien, tapi kami juga sudah melakukan penanganan intensif," ujarnya.Meski mengalami gangguan pada paru-paru, pihak tim medis belum memberikan alat bantu pernapasan karena kerja paru-paru masih normal. Tim medis juga bersiaga untuk memantau apabila kondisi pasien semakin memburuk.Selain itu Trisno juga mengimbau kepada jemaah haji yang baru pulang untuk memeriksakan diri untuk mengantisipasi penyakit serupa."Untuk melakukan antisipasi bisa periksa, jika ada yang baru pulang haji kemudian flu bisa periksa, tapi tidak semuanya itu pasti MERS, bisa jadi hanya flu biasa," jelas Trisno.Dia mengimbau agar keluarga yang bersinggungan secara langsung ke pasien Mers untuk mengenakan masker N95, yaitu masker khusus proteksi virus."Jangan masker biasa, masker N95 memang mahal, sekitar Rp 40 ribu, tetapi dengan memakai masker tersebut ada jaminan tidak tertular, selain itu masker juga dapat dibeli di apotek," pungkasnya.
Pulang haji, jemaah asal Bantul terjangkit virus MERS
Saat ini pihak rumah sakit tengah melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kondisi pasien.
Rekomendasi