Sopir truk blokir jalan, Tol Merak sempat lumpuh total

Pemblokiran tersebut dilakukan akibat para sopir kecewa atas pemberlakuan denda bagi kendaraan bermuatan lebih.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Sopir truk blokir jalan, Tol Merak sempat lumpuh total
antrean tol merak. ©fotografer-pool

Akibat kecewa atas pemberlakuan denda bagi kendaraan bermuatan lebih atau overload di Gerbang Tol Cilegon Barat, Ribuan sopir truk memblokir ruas Tol Tangerang Merak tepatnya di KM 94 tepat di sekitar gerbang tol Cilegon Barat. Ratusan truk ekspedisi memblokir akses masuk ke Gerbang Tol Cilegon Barat, sekitar pukul 01.00 WIB. Pada pukul 17.30 WIB, ratusan kendaraan tersebut mulai masuk ke dalam tol dan memblokade ruas tol yang menuju Jakarta. Aksi tersebut kemudian diikuti kendaraan ekspedisi dari arah Jakarta yang menuju Merak.Akibatnya pemblokiran tersebut lalu lintas dari dan menuju Merak terjebak alhasil kemacetan panjang dari Tol Cilegon Barat hingga Pelabuhan Merak, dan sebaliknya, dari Cilegon Barat hingga KM 90. Kemacetan parah juga berdampak di jalan raya Kota Cilegon, akibat pintu tol Barat Kota Cilegon lumpuh total.Salah seorang sopir truk Sofyan mengungkapkan, aksi pemblokiran tersebut dilakukan akibat para sopir kecewa atas pemberlakuan denda bagi kendaraan bermuatan lebih atau overload di Gerbang Tol Cilegon Barat, sejak Senin (12/10) lalu. Selain denda, kendaraan overload juga dikenakan sanksi tilang oleh Polisi Jalan Raya (PJR)."Kalau hanya denda saja kami masih terima, tapi ini sudah didenda, kami ditilang juga oleh PJR kemarin ditilang STNK, Hari ini SIM, besok apa lagi?," kata Sofyan, kepada sejumlah wartawan. Namun setelah dilakukan negosiasi oleh pihak kepolisian Resort Cilegon akhirnya ribuan sopir truk yang memblokir ruas Tol Tangerang Merak tepatnya di KM 94 tepat di sekitar gerbang tol Cilegon Barat, akhirnya membubarkan diri dan membuka ruas jalan yang diblokirnya."kita sudah lakukan negosiasi, kini sudah di buka dan lancar," ujar Kapolres Cilegon AKBP Defrian Donimando.Kapolres mengungkapkan, dalam negosiasi tuntutan para sopir yang kecewa atas pemberlakuan denda bagi kendaraan bermuatan lebih atau overload di Gerbang Tol Cilegon Barat, tidak dipenuhi."Dalam negosiasi mereka mau membuka, demi kelancaran untuk masyarakat umum. Dan selanjutnya akan diatur pelaksanaannya, dievaluasi dan akan dikomunikasikan ke pengurus truk," kata Kapolres.Sementara itu Petugas Sentra Komunikasi PT MMS, mengatakan kondisi lalu lintas di ruas tol Tangerang-Merak mulai kembali lancar setelah para sopir truk membuka pemblokiran."pada pukul 20.00 wib sudah di buka dua arah, sekarang kondisinya sudah bergerak. Kemacetan sudah tidak terjadi, sekarang kondisinya hanya imbas saja," ujar Edo petugas Setra Komunikasi PT MMS.

Rekomendasi