Sekretaris Kabinet Dipo Alam tak yakin kabar ada ribuan relawan akan mengantar Presiden terpilih Jokowi sampai Istana saat pelantikan 20 Oktober mendatang. Dipo mengatakan, para relawan diharapkan tidak mengantar Jokowi sampai masuk ke Istana Kepresidenan."Mau kerahkan massa sampai ribuan katanya, yang suka kadang omong kosong juga, belum tentu sampai 10 ribu lebih. Buat apa?" ujar Dipo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/10).Dipo mengingatkan usai pelantikan Jokowi di MPR nanti akan ada upacara serah terima jabatan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Jokowi. Turut dihadiri pula para tamu negara sahabat yang ikut menyaksikan.Atas hal itu, bila ada ribuan relawan Jokowi, kata Dipo, tentu akan menyulitkan keamanan. Menurutnya tak etis jika ada tamu negara dan ribuan relawan memadati Istana."Ya silakan, silakan, cuma saya ingatkan ada tamu negara yang datang. Ada cara makan malam, untuk bisa menghormati Jokowi. Terus mau ramai-ramai di sini, apa elok nanti? Kalau mau pesta silakan, tapi dipikirkan lagi," ujar Dipo.Dipo mengatakan tamu negara yang akan hadir sampai saat ini baru 7. Mereka datang untuk menghormati Presiden baru Indonesia. "Sementara 7 tapi mau tambah lagi, kan enggak mudah ini. Mereka datang untuk hormati Indonesia, presiden baru," ujarnya.Dipo mempersilakan jika para relawan mengungkapkan rasa gembira dan bahagianya untuk berpesta mengantar Jokowi sampai Istana. Namun, tetap kegembiraan itu kata Dipo harus terkendali dan jangan sampai menimbulkan kegaduhan."Kalau mereka gembira, ya boleh-boleh saja. cuma terkendali, ingat ada 7-10 kepala negara datang untuk hormati Jokowi," katanya.
Dipo Alam ingatkan relawan Jokowi tak penuhi Istana
Akan ada 7 kepala negara sahabat menghadiri acara makan malam di Istana.
Rekomendasi