Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan sangat kecil kemungkinan jemaah haji tertular virus ebola. Apalagi, selama menjalankan ibadah haji, jemaah tidak diizinkan bepergian ke tempat."Jemaah haji itu hanya dari sini ke Saudi Arabia. Mereka tidak boleh jalan-jalan kemana-mana. Berarti risiko sangat kecil atau praktis nol," ujar Nafsiah sebelum rapat bersama Wapres Boediono, di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (9/10).Namun demikian, Nafsiah akan tetap melakukan pengawasan di Bandara saat kepulangan jemaah haji. Pihaknya akan memeriksa jemaah yang demam saat tiba di Indonesia."Tetap di Bandara kita siaga akan tetapi bukan untuk ebola artinya itu resikonya sangat kecil, tapi setiap jemaah yang pulang kita periksa dsb, tetap kita kesiagaan. Tetap kita periksa jemaah yang demam dsb," ujarnya.Saat ini, Nafsiah mengaku kerap mendapat laporan dari kapal-kapal Afrika. Itu yang membuat Nafsiah khawatir penularan virus ebola dari sana."Memang saya dapat laporan mungkin ada yang kapal-kapal dari Afrika, tapi bukan dari daerah yang terinfeksi. Namun demikian kita tetap hati-hati kalau misalnya ada kapal yang datang dari sana tetap petugas kami naik ke kepal meriksa dulu baru boleh turun," jelasnya.
Cegah ebola, Menkes periksa jemaah haji yang baru pulang
Sebenarnya kecil kemungkinan jamaah asal Indonesia terjangkit ebola. Namun Menkes tak mau ambil resiko.
Rekomendasi