Kehadiran agen sepeda motor Triumph di tanah air menjadi alternatif pilihan baru di tengah maraknya gempuran kuda besi Eropa lain. Bahkan, dua model roda dua asal Inggris membetot perhatian pengunjung di ajang Indonesia International Motorcycle Show 2014, di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran.Dua model sepeda motor menarik minat pengunjung itu adalah Bonneville T100 dan Thruxton 900. Dua kuda besi itu memang terbilang eksotis.Bonneville mengusung model sport klasik. Sementara Thruxton mengadopsi gaya cafe racer. Kedua model sepeda motor itu saat ini tengah digandrungi pecinta modifikasi. Menurut Marketing Manager PT Triumph Motorcycles Indonesia, Indra Dwi Sunda, kedua sepeda motor itu memang sengaja diimpor buat menyemarakkan pasar tanah air."Untuk menyemarakkan dunia sepeda motor Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk membangun komunitas, salah satunya dengan dua tipe sepeda motor itu," kata Indra kepada merdeka.com, Jumat (19/9).Khusus tipe Bonneville, sepeda motor ini memang menjadi salah satu ikon dalam dunia roda dua, di samping beberapa merek Inggris lainnya. Yaitu seperti AJS, Ariel, Norton, Matchless, Birmingham Small Arms (BSA), Sunbeam, Royal Enfield, Velocette dan lainnya. Kuda besi ini menjadi legendaris dan lekat dengan sosok pesohor asal Inggris, Steve McQueen.Sedangkan Thruxton memang mengadopsi ruh motor balap era 1950-an sampai 1960-an. Yakni dengan setang setir rendah dan aplikasi buntut membulat. Kedua sepeda motor ini dibekali mesin dengan kapasitas 865 cc. Sayang, nampaknya tidak semua orang berminta membelinya. Sebab, banderolnya cukup tinggi, yakni Rp 305 juta.
Seri klasik Triumph betot perhatian pengunjung IIMS 2014
Bonneville mengusung model sport klasik. Sementara Thruxton mengadopsi gaya cafe racer.
Rekomendasi