Densus tangkap 4 WN Turki dan 3 WNI di Poso

4 WN Turki tersebut berencana bergabung dengan kelompok Santoso, buron teroris paling dicari di Poso.

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
Densus tangkap 4 WN Turki dan 3 WNI di Poso
teroris. ©2012 Merdeka.com

Aparat Densus 88 kemarin membekuk 7 orang terkait terorisme di Poso, Sulawesi Tengah. Empat orang diketahui berkewarganegaraan Turki dan tiga lainnya warga negara Indonesia (WNI).

Informasi dari kepolisian, Minggu (14/9) menyebutkan, keempat WN Turki tersebut berencana bergabung dengan kelompok Santoso, buron teroris paling dicari di Poso. A Basyit, A Bozoghlan, A Bayram dan A Zubaidan ditangkap di wilayah Kabupaten Parigi Moutong saat hendak menuju Kabupaten Poso pada Sabtu (13/9) sore.

Sedangkan 3 WNI yang dibekuk adalah adalah SP (29), MI (21) dan Ican (28). Keterlibatan mereka di antaranya adalah dalam penjemputan 4 WN Turki tersebut.

Dimintai konfirmasi, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, "Semua yang berkaitan dengan keberadaan keempat WNA (salah satu diketahui asal Turki dari paspor yang ditemukan) masih didalami dan dilakukan penyelidikan oleh Kadensus 88 AT Polri dan Tim Penyidik Densus 88 AT Polri."Ronny juga menambahkan, Polri belum bisa menjelaskan latar belakang dan tujuan keberadaan mereka.

"Namun secara fakta, keempat WNA tersebut ditemukan sedang bersama dengan 3 orang WNI yang masuk jaringan MIT pimpinan Santoso," ujar dia.

Sementara ini, imbuh Ronny, fakta tersebut dikembangkan dalam proses pencarian bukti yang dapat digunakan untuk memproses mereka dalam proses penyidikan.

Informasi terakhir, 4 WN Turki sudah diterbangkan ke Jakarta, dan kini sedang diperiksa intensif di Mako Brimob. Sementara 3 WNI sedang dalam perjalanan menuju Jakarta.

Rekomendasi