Hetty Evelyn Ngantung (75), istri mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung, meninggal dunia tadi malam karena sakit komplikasi yang dialami. Semasa hidupnya, wanita yang akrab disapa Evelyn ini hidup sengsara. Setelah suaminya pensiun sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta, mereka hidup seadanya di sebuah rumah di gang sempit di kawasan Jakarta Timur.Gang sempit itu tak cukup dilewati mobil, hanya cukup dilewati dua motor. Di ujung gang, berdirilah sebuah rumah tua yang tak terawat. Di sanalah Henk Ngantung tinggal setelah diberhentikan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Di sini pula Henk menghabiskan sisa usianya."Ya beginilah keadaannya," sambutnya sambil membukakan pintu rumah untuk merdeka.com, beberapa waktu lalu.Evelyn tinggal seorang diri di rumah ini. Luas tanah milik Henk 2.440 meter persegi, sementara luas rumah sekitar 120 meter. Cukup luas untuk saat ini, tapi tahun 1960, rumah dan tanah dalam gang sempit ini harganya murah. Bandingkan dengan rata-rata mantan pejabat yang memiliki rumah tinggal di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat."Saya dulu jual rumah di Tanah Abang untuk beli rumah dan tanah di sini. Tahun 1970, saya pindah ke sini," kata Evelyn.Evelyn menempati satu orang di ruang keluarga. Di tempat itulah dia menjalankan semua aktivitasnya, mulai dari makan, tidur, hingga menerima tamu. Ruangan lain sudah rusak tak terawat.Dapur dan ruang tamu kelihatannya sudah bertahun-tahun tidak diurus. Tak ada perabotan mewah di rumah tersebut.Lebih jauh dia mengatakan, perekonomian keluarga makin sulit ketika Henk Ngantung meninggal dunia. Evelyn, sapaannya, harus berjuang hidup dengan dengan mengandalkan pensiunan suami Rp 830.000."Ya zaman sekarang, uang Rp 830 ribu sulit mencukupi. Bayar listrik dan yang lain-lainnya saja tidak cukup," kata Evelyn.Kalau sudah tak punya uang, Evelyn coba datang ke kantor Gubernur DKI Jakarta. Dia meminta sedikit uang pada para gubernur untuk menyambung hidupnya."Saya pernah minta pada Pak Fauzi Bowo , pada pak Sutiyoso juga pernah," akunya.Henk menjadi wakil gubernur DKI Jakarta tahun 1960-1964. Kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta 1964-1965, era pemerintahan Orde Baru.
Janda mantan Gubernur DKI Henk Ngantung sengsara semasa hidup
Setelah pensiun, Henk Ngantung dan keluarga tinggal di sebuah rumah di gang sempit dengan pensiunan Rp 830.000.
Rekomendasi