Pengelola Sunan Kuning Semarang kian memperketat proses pendataan para pekerja seks komersial (PSK) yang ada di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya PSK Saritem dan Gang Dolly.Dari hasil pendataan dari pengelola SK, saat ini ditemukan tiga PSK asal Bandung yang masuk sejak beberapa bulan terakhir. Ketiganya, masing-masing berinisial AR, WA, ER dan A. Meski begitu, menurut Ketua Resos Sunan Kuning Semarang, Suwandi, tiga PSK itu kemungkinan merupakan penghuni lama yang bekerja kembali di SK."Tapi untuk memastikannya, kami akan kroscek. Kami akan datangi tempat tinggal mereka di Wisma Armada," kata Suwandi, di sela-sela pendataan PSK di gedung pertemuan SK, Rabu (12/8).Penolakan terhadap PSK di dua kawasan itu dilakukan, atas hasil kesepakatan bersama pemilik wisma dan mucikari bahwa mulai saat ini tidak akan ada lagi penambahan jumlah PSK di kawasan prostitusi tersebut."Kesehatannya sulit dipantau dan bisa menyebarkan HIV/AIDS. Karena itulah, lebih baik kita tolak. Kami sudah rapatkan dengan semuanya. Intinya, SK menolak masuknya PSK dar Saritem Bandung dan eks Gang Dolly," ujar dia.Dia mengungkapkan, saat ini kapasitas wisma di SK sudah sangat terbatas. Jumlah PSK di kawasan SK, telah mencapai 450 orang. Meski jumlah PSK cenderung menurun karena sudah berkerja mandiri, namun dia tidak mau kecolongan dengan masuknya PSK Saritem dan Dolly.Salah satu mucikari di SK mengaku, sudah ikut pendataan PSK di gedung pertemuan Sunan Kuning. Dia mengaku saat ini memiliki 4 PSK. "Tapi anak saya yang satunya sedang mudik jadi di sini hanya ada tiga orang saja," kata dia yang enggan disebutkan namanya.Di tempat yang sama, Lurah Kalibanteng Tri Hardjono, menerangkan, pendataan PSK di kawasan resos SK saat ini merupakan tahapan lanjutan sejak Gang Dolly di Surabaya ditutup oleh Wali Kota Tri Rismaharini."Untuk sekarang, ada puluhan PSK yang didata lalu bulan Juli lalu ada 86 PSK sedangkan target kami hingga beberapa bulan ke depan harus bisa menuntaskan pendataan bagi 500 PSK," urainya.Dia menyebut, akan memberikan batas waktu seminggu untuk memberikan kesempatan PSK ikut pendataan. Bila ada yang menolak, maka pihak kelurahan akan mengembalikannya ke daerah asal.
Pengelola Sunan Kuning temukan 3 PSK baru asal Bandung
Terjadi penolakan terhadap PSK dari Bandung, atas hasil kesepakatan bersama pemilik wisma dan mucikari.
Rekomendasi