Direktur Eksekutif lembaga sigi Lingkaran Survei Indonesia, Denny Januar Ali, mengakui mendapat berkah setelah sukses mengantar Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Dia mengatakan mendapat kontrak dari partai berlambang bintang mercy itu buat melakukan jajak pendapat di pemilihan kepala daerah Aceh.Awalnya, Denny mengaku membantu Anas dengan menyediakan survei dan pembuatan iklan politik gratis sebagai taktik mendongkrak reputasinya di bisnis konsultan politik. Tetapi, setelah berhasil, dia meminta supaya Anas tidak menghalanginya bersaing dalam menawarkan jasa survei."Betul. Waktu itu saya minta kepada Anas jangan dihalangi. Kami akan berkompetisi. Saya juga masukkan penawaran ke partai lain. Karena kan biasa ada ketua partai menghalangi lembaga survei tertentu. Tidak lama kemudian Pak Hadi Utomo datang. Saya pikir ini mungkin karena rekomendasi Anas. Dia bilang, 'Den, ini ada survei," kata Denny saat bersaksi dalam sidang Anas, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (7/8).Denny mengakui mematok biaya buat melaksanakan survei di Aceh. Sebab, dia merasa daerah itu tidak menjadi sorotan nasional."Di Aceh kan bukan menjadi perhatian nasional. Makanya kami buat kontrak. Beda dengan membantu Anas yang cuma lima tahun sekali," ujar Denny.Denny juga selalu membanggakan keberhasilannya membantu Anas duduk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Sebab, dia mengibaratkan persaingan Anas saat itu seperti Nabi Daud AS., melawan Goliath."Saya melihat ini wong cilik yang melawan wong besar (Andi Mallarangeng) yang didukung Presiden SBY. Anas, anak muda yang tadinya dianggap underdog, tidak diperhitungkan, bisa menang. Maka reputasi saya sebagai konsultan politik akan sangat tinggi dan mahal sekali. Ini untuk bagian marketing juga," papar Denny.Jika dihubungkan dengan dakwaan, maka pengakuan Denny menjadi senada. Sebab, Anas didakwa menjanjikan LSI akses survei di Partai Demokrat jika dia berhasil menjadi ketua umum.
Sukses bantu Anas, Denny JA akui dapat order dari Demokrat
"Makanya kami buat kontrak. Beda dengan membantu Anas yang cuma lima tahun sekali," ujar Denny.
Rekomendasi