Ramai Jilboobs, ini komentar desainer busana Muslim

"Kita sama-sama belajar untuk menjadi lebih baik," jelas Ria.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Ramai Jilboobs, ini komentar desainer busana Muslim
jilboobs. ©2014 Merdeka.com

Istilah Jilboobs ramai menjadi topik perbincangan di media sosial. Jilboobs merupakan sindiran kepada wanita yang mengenakan jilbab atau hijab tetapi berpakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh, terutama di bagian dada.Desainer busana muslim, Ria Miranda menyadari adanya fenomena Jilboobs di kalangan para wanita yang berjilbab. Berpikiran positif, Ria menilai ramainya Jilboobs tersebut karena wanita yang masih berproses untuk berhijab."Tetapi ada juga Jilboobs karena pengaruh lingkungan, atau cuma untuk gaya saja. Masih ada yang begitu. Balik lagi ke personalnya sebab berjilbab atau berhijab itu kan harus menutup aurat dan lekukan tubuh," ujar Ria saat dihubungi merdeka.com, Kamis (7/8).Ria mengatakan gambar-gambar Jilboobs masif di media sosial belakangan ini. Menurut dia, ada gambar yang asli dan ada yang cuma gambar editan."Iya tuh saya juga lihat. Tapi ada gambar asli dan ada yang cuma iseng serta ada yang juga editan. Kita hanya bisa doakan supaya mereka yang masih Jilboobs bisa berproses menjadi lebih baik dan tak menunjukkan lekukan tubuhnya. Kita sama-sama belajar untuk menjadi lebih baik," jelas dia.Ria bercerita ketika beberapa tahun lalu dengan susah payah menampilkan hijab yang modern namun tak keluar dari pakem agama Islam. Tak sedikit pihak yang menolak gayanya berhijab, tetapi dia yakin selama tak keluar dari peraturan Islam maka hijab modern terus dipakainya."Hijab sekarang lebih fun, berbagai jenis aksesorinya. Alhamdulillah, sekarang hijab modern bisa disebut trensetter. Intinya, jilbab itu proses menjadi lebih baik. Saat berhijab, kemudian bertemu komunitas hijab dan ikut pengajian yang Insya Allah menjadi lebih positif," tutur dia.

Rekomendasi