Teka-teki tewasnya tiga orang sekaligus di rumah milik perwira TNI Letkol TNI Inf Rudi Martiandi terungkap. Pelaku sendiri tak lain adalah pembantunya Acim. Sebelum gantung diri Acim membunuh dua anak Rudi yakni Raden Maheza Praja (17) dan Aura (13).Acim tewas menggantung di tangga belakang rumah yang ada di Jalan Gudang Utara, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung. Adapun Aura tewas dengan luka cekik di leher. Sedangkan Praja tewas di kasur ditutupi selimut."Hasil dari (forensik) bahwa pelaku sendiri adalah saudara Acim. Acim tewas gantung diri dengan mengeluarkan lendir kuning di hidung dan kotoran di dubur." kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, di Mapolrestabes Bandung, Jumat (27/6).Bukti bahwa Acim adalah eksekutor atas tewasnya kakak adik itu melalui hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) bahwa darah yang ada di Acim identik dengan luka yang ada di tubuh Praja. Linggis yang ditemukan di lemari juga adalah ada bekas darah Praja.Artinya linggis itu digunakan Acim untuk menghabisi nyawa Praja. "Sedangkan kain yang didapatkan di tempat cucian ditemukan darah AU (Aura)," jelasnya.Disinggung siapa yang terlebih dahulu di eksekutor Acim dalam peristiwa sadis itu? "Siapa eksekusi terlebih dulu kita masih analisa," tandasnya.Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang sudah dikirim ke Puslabfor Mabes Polri, yakni satu selimut kuning corak bunga, sprei hijau, dua sarung bantal dan bantal, sprei, kaos abu, kaos biru, celana pendek, jins, satu stel pakaian Aura, satu linggis, tali tambang pada Aura dan tali tambang Acim dan potongan jantung Acim.
Pembunuh 2 anak Letkol TNI di Bandung ternyata Acim, si pembantu
Bukti bahwa Acim adalah eksekutor atas tewasnya kakak adik itu melalui hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Advertisement
Rekomendasi