Les Blues ditahan imbang 10 pemain Ekuador

Walaupun Ekuador berhasil menahan imbang, namun mereka tetap gagal lolos.

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Les Blues ditahan imbang 10 pemain Ekuador
Ekuador vs Prancis. ©Reuters

Partai terakhir di babak fase grup dengan mempertemukan Ekuador melawan Prancis menjadi partai menentukan bagi kedua tim. Ekuador yang punya misi untuk lolos dari fase grup bakal mati-matian hingga menit akhir. Prancis sendiri juga bakal mengincar kemenangan sempurna menyusul Belanda dan Kolombia yang sebelumnya sudah lebih dulu melakukannya.Di babak pertama kedua tim sama-sama bermain ngotot. Beberapa kesempatan diciptakan oleh kedua kesebelasan seperti dari Moussa Sissoko dari Prancis, dan Enner Valencia dari Ekuador. Sayangnya hingga menit ke 20 berjalan belum ada yang menghasilkan.Ekuador memang tidak mempunyai catatan yang menonjol di Piala Dunia, catatan terbaiknya hanyalah lolos ke babak 16 besar pada Piala Dunia 2006. Namun dengan status non unggulan, bisa menjadikan motivasi tersendiri untuk membuat kejutan di Brasil.Terlebih lagi skuad yang ada saat ini adalah bekal pembinaan jangka panjang sudah dimulai sejak awal 2000 walaupun hasilnya belum terlalu signifikan, namun dipercaya akan menghasilkan dalam beberapa tahun ke depan.Bermain dengan lapis kedua Prancis pun masih kesulitan memahami permainan. Beberapa kali sering terlihat bola tidak berjalan dengan mulus dan juga kerap melakukan kesalahan sendiri. Terbukti anak asuh Didier Deschamps ini baru bisa membuat peluang terbaik di menit 38 setelah Paul Pogba menyundul bola dengan keras. Beruntung kiper Ekuador masih mampu menjangkau bola.Di sisa waktu babak pertama, tak ada gol tercipta. Hasil seri ini tentu bukan hasil yang bagus untuk Ekuador, karena Swiss sementara unggul 2-0 dari Honduras.Langkah Ekuador semakin berat setelah sang kapten sekaligus winger Manchester United harus diusir wasit karena menginjak bek kiri Prancis Lucas Digne dengan sengaja di menit 50. Sebelumnya Prancis hampir mencuri gol saat sontekan Antoinne Griezmann di muka gawang masih mampu ditepis Alexandre Dominguez.Bermain melawan 10 orang pemain membuat Prancis semakin leluasa menguasai permainan. Menit 60 Prancis hampir membuka keunggulan lewat Blaise Matuidi. Tapi bola masih dengan mudah dimentahkan Dominguez. Empat menit kemudian giliran pencetak gol terbanyak Prancis, Karim Benzema yang ikut andil membuat peluang. Tendangan keras kaki kanannya dari luar kotak penalti sangat disayangkan masih membentur pemain bertahan Ekuador.Tak mau menanggung malu, Prancis memasukkan pemain yang lebih menyerang. Striker Arsenal, Oliver Giroud masuk menggantikan Matuidi. Prancis lagi-lagi hampir membuka keunggulan kalau saja sundulan Pogba untuk kedua kalinya bisa merobek gawang Ekuador setelah menerima umpan Bacary Sagna dari sayap kanan.Ekuador yang di sisa pertandingan terakhir selalu tertekan. Kini mencoba menyerang lewat serangan balik. Tembakan Michael Arroyo di dalam kotak penalti masih bisa ditangkap Lloris dengan bika. Giliran Prancis sekarang. Masuknya Giroud hampir berbuah manis setelah kerja samanya dengan Benzema masih bisa dimentahkan Domininguez.Dominguez bermain gemilang di pertandingan ini. Aksi individu Loic Remy diiringi sepakan keras dari depan gawang masih juga bisa diantisipasinya dengan sempurna.Hingga peluit panjang berbunyi, Prancis tak juga kuasa merobek jala gawang Ekuador. Walaupun Ekuador berhasil menahan imbang, namun mereka tetap gagal lolos ke babak selanjutnya. Sebab Swiss menang 3-0 atas Honduras.Berikut data dan fakta Ekuador vs Prancis:Susunan pemain

Ekuador (4-4-2): Alexandre Dominguez, Juan Carlos Paredes, Frickson Erazo, Jorge Guagua, Walter Ayovi, Antonio Valencia, Oswaldo Minda, Christian Noboa (Felipe Caicedo 89'), Jefferson Montero (Renato Ibarra 63'), Enner Valencia, Michael Arroyo (Gabriel Achilier 82').

Pelatih: Luis Suarez.Prancis (4-3-3): Hugo Lloris, Bacary Sagna, Laurent Koscielny, Mamadou Sakho (Raphael Varane 61'), Lucas Digne, Paul Pogba, Morgan Schneirderlin, Blaise Matuidi (Olivier Giroud 67'), Moussa, Sissoko, Karim Benzema, Antoine Griezmann (Loic Remy 79').

Pelatih: Didier Deschamps.Skor: 0-0

Gol: -

Tendangan ke gawang:

Penguasaan bola: 2-9

Pelanggaran: 17-6

Offside: 1-1

Kartu Kuning: Frickson Erazo

Kartu Merah: Antonio Valencia

Stadion: Estadio do Maracana, Rio de Janeiro

Wasit: Noumandiez Doue (Pantai Gading)

Rekomendasi