Malam muda-mudi tak semeriah ketika ada Jokowi

Ahok mengakui Jakarta Night Festival (JNF) hari ini kurang meriah tanpa kehadiran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Malam muda-mudi tak semeriah ketika ada Jokowi
Jakarta Night Festival. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Jakarta Night Festival yang digelar untuk memperingati hari jadi Ibu Kota DKI Jakarta seharusnya dapat menjadi hiburan tersendiri bagi warga. Hal tersebut tentu berbeda jauh saat Jakarta dipimpin oleh Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi pada tahun lalu. Masyarakat begitu berbondong-bondong memenuhi Bundaran Hotel Indonesia hingga Monumen Nasional. Namun pada tahun ini sang gubernur mengambil cuti karena maju jadi calon presiden. Untuk sementara posisinya diisi wakilnya yaitu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok .Ahok mengakui Jakarta Night Festival (JNF) hari ini terasa kurang meriah tanpa kehadiran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi ."Acara JNF malam ini, nggak ada Pak Jokowi , rasanya jadi kurang meriah. Tanpa Pak Jokowi , rasanya seperti makan es krim tanpa roti," kata Basuki di Lapangan Silang Barat Monas, Jakarta Pusat, Sabtu malamBerikut 4 fakta Jakarta Night Festival tak semeriah sebelumnya:

Pengunjung sepi, anak-anak bebas berlarian

Jakarta Night Festival yang seharusnya menjadi pesta bagi warga Ibukota DKI Jakarta dalam merayakan HUT Kota Jakarta yang ke-487 berakhir antiklimaks bila dibandingkan tahun sebelumnya di bawah kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi.Pada acara Jakarta Night Festival tahun 2013, sepanjang Jalan Thamrin hingga Bundaran HI dan Monas sangat penuh sesak pengunjung yang ingin menikmati acara hiburan. Acara Jakarta Night Festival sebelumnya juga membuat para pengunjung yang datang sangat sulit berjalan karena antrean yang panjang juga ramainya masyarakat yang memenuhi jalanan.Pantauan merdeka.com di lokasi acara, Sabtu (21/6), mulai dari sebelum acara dimulai hingga dibuka Ahok sepanjang Jalan Thamrin hingga Monas masih dapat dilihat banyak sekali anak kecil yang bisa berlarian tanpa khawatir akan terinjak-injak oleh pengunjung lainnya.

Penonton panggung hiburan sepi

Penonton panggung hiburan pun tidak terlalu berdesak-desakan seperti khalayak konser pada umumnya. Padahal acara tersebut juga diisi oleh band-band papan atas.Saat mencoba berjalan menuju depan panggung hiburan yang diisi oleh berbagai macam artis papan atas pun masih dapat ditemukan deretan tukang nasi goreng berkeliling Bundaran HI untuk menjajakan dagangannya. Tukang kopi keliling pun dapat dengan santainya menggowes sepeda tanpa khawatir dengan padatnya jalan oleh pejalan kaki.

Mobil lewati kerumunan massa dengan mudah

Ketua Pelaksana Jakarta Night Festival 2014 Bambang Sugiyono yang datang untuk meninjau acara dengan dua buah mobil golf cart pun bisa melewati kerumunan massa dengan mudah. Bahkan iring-iringan mobil ini dapat dengan luwesnya melintas di jalanan Bundaran HI tanpa khawatir akan menabrak pengunjung.Saat ini dua panggung yang berada di Bundaran HI diramaikan oleh berbagai macam hiburan. Satu panggung di depan gedung Grand Hyatt atau panggung Philips diisi dengan acara hiburan dari berbagai macam artis papan atas mulai dari Mulan Jameela, Ungu, Wali dan sebagainya. Sedangkan panggung Bank DKI tepat berada di depan gedung Hotel Mandarin dibuka dan diisi dengan hiburan kesenian daerah khas Jakarta.

Monas tak seramai Jakarta Night Festival 2013

Monas sangat penuh sesak pengunjung yang ingin menikmati acara hiburan pada Jakarta Night Festival 2013. Tetapi pada acara tahun ini jumlahnya menurun drastis.Lautan manusia tak tampak sehingga acara menjadi kurang meriah. Fakta ini tidak terlepas dari tidak adanya sentuhan tangan dingin Jokowi.

Rekomendasi