Ratusan massa bayaran lawan warga blokade pabrik semen

Kabarnya Kamis (19/6), pihak pabrik semen akan mengerahkan ratusan orang untuk memukul mundur warga.

Fariz Fardianto
Oleh Fariz Fardianto - Reporter
Ratusan massa bayaran lawan warga blokade pabrik semen
Warga Rembang tolak Pabrik Semen. ©2014 merdeka.com/parwito

Aksi blokade jalan masuk Pabrik Semen Rembang, hingga saat ini masih dilakukan warga lereng Pegunungan Kendeng, Rembang Jawa Tengah. Puluhan tentara dan polisi, masih berjaga-jaga untuk mengantisipasi kejadian buruk terkait penolakan pembangunan Pabrik Semen Rembang.Ratusan warga setempat, hingga saat ini sudah tiga hari tiga malam menduduki lokasi tersebut sebagai bentuk penolakan peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Semen Rembang di Jawa Tengah. Dewan Nasional KPA Jawa Tengah Lukito, mengatakan, secara keseluruhan situasi di jalan masuk Pabrik Semen Rembang kini masih mencekam. Sebab, ratusan warga masih memblokade jalan masuk pabrik semen sampai tuntutan mereka dipenuhi. Tak hanya itu saja, berdasarkan informasi di lapangan kemungkinan bentrokan susulan masih bisa terjadi karena pihak pabrik semen dikabarkan pada Kamis (19/6) mengerahkan massa tandingan untuk memukul mundur pendemo. "Kabarnya Kamis (19/6), pihak pabrik semen akan mengerahkan ratusan orang untuk memukul mundur warga yang masih memblokade lokasi tersebut," ungkap Lukito, kepada merdeka.com, Rabu (18/6).Saat ini, warga yang mendapat kabar pengerahan massa tandingan itu sudah bersiap melakukan perlawanan bila bentrokan kembali pecah.

Guna mengantisipasi kondisi terburuk, ratusan warga juga meminta dukungan kepada pemerintah daerah di sekitar Pegunungan Kendeng mulai dari Pati, Blora, Grobogan dan Rembang untuk ikut mendukung penolakan proyek Pabrik Semen Rembang."Kami juga masih menunggu sikap dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengenai aksi penolakan pembangunan pabrik semen di Rembang tersebut," kata Lukito.Sebelumnya diberitakan, ratusan ibu-ibu dan warga dari sejumlah pesantren berbagai wilayah di Pegunungan Kendeng Kabupaten Rembang Jawa Tengah terlibat bentrokan dengan satu kompi tentara. Bentrokan itu pecah karena warga menolak pendirian Pabrik Semen Rembang.

Rekomendasi