Andry Sobarna (AS) alias Emon, tersangka kejahatan pelecehan anak selalu menulis hal-hal pribadinya di buku harian. Kemungkinan buku tersebut adalah teman tersangka untuk menuangkan kegundahan hatinya selama ini. Di buku harian tersebut berisi nama-nama korban sodomi Emon. Di samping itu masih banyak hal lain yang menjadi curhatannya. Emon menulis sebanyak 120 nama korban dan tentang cita-citanya serta orang tuanya di dalam buku harian tersebut.Polisi pun mengorek informasi yang ditulis Emon dalam buku hariannya itu. Apa saja curhatan Emon dalam buku harian tersebut?
Advertisement
Emon tulis cabuli 120 anak di buku harian
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso mengatakan, buku harian tersangka kejahatan seksual, Andry Sobarna alias Emon terungkap bahwa Emon mencatat nama-nama korbannya. Dalam buku hariannya itu, Emon menulis sebanyak 120 anak telah menjadi korbannya."Nama-nama anak yang tercantum dalam buku harian Emon tersebut diduga adalah korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh tersangka. Emon menulis di dua halaman tersebut ada 120 anak dengan rincian 100 nama anak di halaman pertama dan 20 anak di halaman kedua," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/5).Menurut Hari, dari hasil mencocokkan dengan nama-nama anak yang telah di BAP ternyata ada kemiripan dengan nama anak yang dicatat di buku hariannya atau sekitar 70 persen nama tersebut cocok atau sama dengan korban yang melapor kepada pihaknya.Dengan ditemukannya buku harian ini, pihaknya masih akan mempelajari apa yang telah ditulis oleh Emon di buku pribadinya tersebut, karena sampai saat ini jumlah anak yang melapor diduga korban Emon sebanyak 114 anak, tetapi di bukunya tersebut ada 120 anak selain itu nama-nama yang sama pun hanya 70 persennya saja. Untuk itu, pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap dan mencocokkan kembali jumlah korban sesungguhnya Emon, namun jika dilihat dari jumlah nama anak yang tertulis di buku tersebut diperkirakan masih ada korban lainnya yang belum melapor.
Advertisement
Emon curhat ingin jadi superstar
Hasil penyelidikan sementara pasca ditemukannya buku harian tersangka kasus kejahatan seksual kepada anak-anak yakni AS alias Emon terungkap tersangka sering curhat di buku hariannya. Emon banyak menulis tentang kisahnya.Kata Kapolres Sukabumi AKBP Hari Santoso, dalam buku hariannya tersebut tersangka mempunyai cita-cita ingin menjadi superstar."Emon menulis bahwa dirinya ingin menjadi superstar," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Hari Santoso.
Advertisement
Emon idolakan almarhum bapak
Kepolisian resor Sukabumi terus mengembangkan kasus kejahatan pelecehan anak yang dilakukan Emon setelah ditemukannya buku harian milik tersangka. Diduga, buku tersebut berisi nama-nama korban Emon. Selain itu, di buku harian tersebut juga berisi hal-hal yang bersifat pribadi yang ditulisnya sendiri.Menurut Kapolres Sukabumi AKBP Hari Santoso kepada pers di Sukabumi, di buku hariannya tersebut ternyata tersangka Emon sangat menyayangi dan mengidolakan kedua orang tuanya. Bahkan ada curhatan Emon tentang kondisinya pasca meninggal ayahnya tersebut."Ternyata tersangka Emon sangat menyayangi dan mengidolakan orangtuanya, bahkan ada curhatannya tentang kondisinya pasca meninggal ayahnya," kata Hari.
Advertisement
Emon ingin bisa hajikan orangtuanya
Emon meskipun dikecam karena kasus pelecehan seksual yang dilakukannya ternyata juga punya sisi baik. Dalam curhatan di buku hariannya, Emon ingin sekali bisa memberangkatkan orangtuanya ke Tanah Suci."Dia banyak menulis keluh kesahnya termasuk keinginannya untuk memberangkatkan orangtuanya berhaji," ujar Sukabumi AKBP Hari Santoso.Kini polisi masih mengorek informasi yang ditulis Emon dalam buku hariannya itu. Termasuk juga pengakuan Emon dalam buku itu yang telah mengaku mencabuli 120 anak.