Pemkot Sukabumi kawal kasus sodomi Emon, janji lindungi korban

Para korban Emon diharapkan tidak menjadi bahan ejekan teman-temannya di sekolah.

Jatmiko Adhi Ramadhan
Oleh Jatmiko Adhi Ramadhan - Reporter
Pemkot Sukabumi kawal kasus sodomi Emon, janji lindungi korban
Korban sodomi Emon. ©2014 Merdeka.com/Jatmiko

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fachmi menegaskan pihaknya akan mengawal terus kasus sodomi yang dilakukan tersangka Andri Sobari alias Emon terhadap puluhan bocah. Dia mengakui, di Kota Sukabumi beberapa kali terjadi kasus seperti ini termasuk kasus perdagangan orang."Kami akan pantau terus, Emon korban juga oleh temannya sehingga dia berbuat seperti ini. Jadi untuk menghindari kejadian seperti ini terulang kembali kami akan kawal terus perkembangan kasus ini juga anak-anak yang jadi korban," ujar  Fachmi di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu (3/5).Fachmi juga mengatakan akan mengawasi SDN 1 Lamping yang menjadi tempat mayoritas korban sekolah agar mereka tidak dicemooh dan dilecehkan."Kami akan awasi terus, termasuk sekolah para korban, ini merupakan tindakan yang wajib kami lakukan pascakasus ini usai, agar korban saat sekolah tidak di olok-olok teman maupun guru di sekolahnya," ujar Fachmi.Hingga siang ini, belasan korban masih menjalani proses visum yang dilakukan dokter dan polisi. Para bocah korban sodomi yang ditemani para orang tuanya bahkan masih mengenakan seragam sekolah saat datang ke Mapolres Sukabumi Kota.

Rekomendasi