Ditolak masuk RS gara-gara kurang uang, bayi 6 bulan tewas

Rumah Sakit Medika Lestari, Tangerang, tetap tak mengizinkan walau ayah korban meminta keringanan.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Ditolak masuk RS gara-gara kurang uang, bayi 6 bulan tewas
Ilustrasi Bayi Meninggal. ©2014 Merdeka.com

Nasib malang menimpa FAO. Nyawa bayi berusia enam bulan tersebut melayang sia-sia lantaran tak diizinkan masuk ke Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Medika Lestari, Jalan HOS Cokroaminoton Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Tangerang, Banten.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menuturkan peristiwa penolakan tersebut terjadi pada Rabu (30/4).Saat itu, ayah korban Subur Siyamto melarikan FAO ke RS Medika Lestrari karena panas tinggi."Kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, ayah korban dikabarkan dokter yang menangani FAO kalau anaknya harus dipindahkan ke ruang ICU," jelas Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/5).Mendapat kabar tersebut, lanjut Rikwanto, ayah korban langsung mengurus biaya administrasi pendaftarannya. Dia dikenakan biaya sebesar Rp 5 juta."Namun dia ditolak (oleh pihak rumah sakit) karena dirinya hanya memiliki uang muka Rp 2,5 juta. Ayah korban juga sempat meminta keringanan dan berjanji akan membayar sisanya dalam tempo satu hari. Namun dia tetap ditolak," ungkap Rikwanto.Lantaran belum bisa melunasi biaya administrasi, ayah korban mendapatkan kabar bahwa anaknya telah meninggal dunia."Hingga pukul 19.45 WIB karena belum juga mendapatkan penanganan, ayah korban dikabarkan anaknya telah meninggal dunia," ujarnya.Atas kejadian itu, Subur pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Tangerang. Berdasarkan LP/B/314/IV/2014/PMJ/Restro Tangerang Kota, pihak kepolisian pun akan memproses kasus ini.

Rekomendasi