Panglima TNI Jenderal Moeldoko kecewa saat melakukan sidak ke ke Markas Komando (Mako) Brigif 2 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan. Moeldoko mendapati tidak adanya Handy Talkie (HT) yang seharusnya digunakan sebagai alat komunikasi para Prajurit."Memang ada kelemahan sekarang ini, kelemahan handphone ini menjadikan kita kurang berkomunikasi dengan radio HT, rata-rata sekarang sudah pakai handphone padahal HT itu sebagai sarana penunjang komunikasi," ujar Moeldoko ketika di temui di lokasi, Jumat (2/5).Moeldoko berjanji akan membenahi dan memperbaiki hal tersebut. Menurutnya, HT merupakan alat vital untuk berkomunikasi antara prajurit yang berada di depan dengan para komandannya."Pasti harus kita benahi dari depan ke belakang. Berita yang terjadi di depan harus segera ditranformasi ke komandannya yang paling atas dan sampai pada yang paling bawah," tandasnya.Selain itu, Moeldoko juga mengapresiasi semangat para prajurit yang tidak kenal lelah dan punya pengabdian yang cukup tinggi kepada negara."Saya pikir dari segi kesiapsiagaan cukup baik iya. Saya bisa melihat keyakinan karena saya kan sebagian besar duduk di lapangan. Malang melintang di lapangan dari sorot mata, gerakannya saya bisa membaca seperti apa semangat prajurit sekarang ini."Saya kira hampir 90 persen lah, kurang-kurang sedikit nanti kita perbaiki, kita benahi lagi agar protapnya berjalan," tandasnya.
Sidak ke Mako Marinir,Panglima TNI kecewa prajurit tak pegang HT
"Kelemahan handphone ini menjadikan kita kurang berkomunikasi dengan radio HT," kata Jenderal Moeldoko.
Advertisement
Rekomendasi