Saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Panglima TNI Jenderal Moeldoko menunjukkan perhatian kepada salah seorang istri anggotanya, Devi Langgeng Putut Santoso. Devi yang tengah hamil 9 bulan tinggal di Asrama Kopassus Cijantung, Jakarta Timur.Devi merupakan istri dari Kapten Infantri Langgeng Putut Santoso. Sang suami yang sedang bertugas di Lebanon sejak Desember 2013 lalu juga sempat melakukan teleconference dengan Jenderal Moeldoko selama 5 menit."Nama kamu siapa, bertugas di mana? Saya sampaikan istri kamu akan melahirkan, kamu jangan khawatir semuanya aman, semua unsur pimpinan memperhatikan. Jadi kamu jangan terpengaruh dengan kondisi di depan. Salam buat semua prajurit yang ada di sana," ujar Moeldoko dalam perbincangannya dengan Langgeng melalui Skype, Jumat (2/5).Moeldoko mengatakan, hal tersebut dilakukan demi menjaga kesejahteraan prajuritnya. "Kita harus memahami betul bagaimana keadaan prajurit dan keluarganya. Seperti ibu ini yang suaminya sedang tugas di Lebanon, maka saya harus mengawal ibunya yang sedang hamil ini," tuturnya.Bahkan, Moeldoko memberikan nama kepada calon jabang bayi tersebut dengan nama Chandra Syah. "Saya kasih nama bayinya Chandra Syah, artinya senjata pamungkas. Setelah itu terserah kamu pilih sendiri nama belakangnya," pungkasnya.Sementara itu Devi mengaku bahagia atas kunjungan Moeldoko. Mengenai pemberian nama Chandra Syah, Devi hanya tersenyum. "Senang mas namanya dapat support, apalagi saya sedang hamil 9 bulan," katanya.
Panglima TNI minta prajurit di Lebanon tenang istri hamil tua
Jenderal Moeldoko komunikasi dengan Kapten Infantri Langgeng Putut Santoso melalui Skype.
Advertisement
Rekomendasi