Dubes Prancis tagih Aher soal proyek rel Padalarang–Cicalengka

"Ini juga untuk membangun jembatan layang untuk jalur kereta api di pusat kota Bandung," kata Breuze.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Dubes Prancis tagih Aher soal proyek rel Padalarang–Cicalengka
Ilustrasi kereta api . ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Serjio74

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kedatangan rombongan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuze di Gedung Sate Bandung, hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menanyakan kemajuan proyek modernisasi koridor perkeretaapian kota Bandung Urban Railway (BUR) yang telah diresmikan pada 4 Juni 2013.Breuze menuturkan, proyek renovasi dan modernisasi koridor perkeretaapian Padalarang–Cicalengka ini bertujuan untuk menggandakan jalur yang telah ada sepanjang 42 kilometer dengan membangun sistem elektrifikasi, merehabilitasi sistem persinyalan dan telekomunikasi."Ini juga untuk membangun jembatan layang untuk jalur kereta api di pusat kota Bandung," kata Breuze di Gedung Sate Bandung, Rabu (23/4).Proyek tersebut rencananya akan diselesaikan dalam 48 bulan dan menghasilkan sebuah sistem angkutan kereta api yang efisien. Selain itu sebagai kota maju perkeretaapian ini juga untuk meningkatkan aksesibilitas ke kota Bandung dan daerah-daerah sekitarnya serta mengurangi kemacetan di pusat kota.Sementara itu Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengaku, pihaknya mendukung upaya untuk mengaktifkan kembali jalur perkeretaapian itu untuk menambah jalur KA. Pria yang akrab disapa Aher ini beberapa penawaran kerja sama juga diajukan khususnya monoraill dan energi panas bumi atau Gheotermal."Tadi mereka ditawari gheothermal. Mereka tertarik ke geotermal juga," tutur Aher .Dia mengaku untuk kereta api saat ini proyeknya terus berjalan. "Sekarang sedang berjalan. Ini juga disupport oleh kita. Dan kerja sama yang lain lah. Insya Allah kita siap (suport)," jelas Aher .Di Bandung, Breuze juga akan mengunjungi PT Pindad , PT Dirgantara Indonesia , dan PT Kereta Api Indonesia .

Rekomendasi