Menteri Linda bantah negara abai dalam kasus Iqbal

Linda juga memberikan apresiasi terhadap tim dokter yang menangani Iqbal agar segera pulih dari sakit yang dideritanya.

Dharmawan Sutanto
Oleh Dharmawan Sutanto - Reporter
Menteri Linda bantah negara abai dalam kasus Iqbal
Iqbal korban penganiayaan. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Linda Amalia Sari Gumelar atau yang akrab disapa Linda Gumelar, menolak bila kasus yang dialami Iqbal Saputra (3,5) mencerminkan Negara ini gagal melindungi anak. Menurut Linda, banyak kasus anak berprestasi di luar Iqbal."Gak gitu dong, jangan pesimis dulu banyak anak yang berprestasi di luar kasus Iqbal ini," ujar Linda di RSUD Koja, Jakarta Utara, Rabu (26/3).Linda yang merupakan istri mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar menuturkan, kedatangan dirinya ke RSUD Koja sebagai bentuk dukungan moril kepada Iqbal."Kami hanya memberi perhatian sebagai bentuk kepedulian tapi tidak besar yang penting kan di sini atensinya dengan memberikan support kepada Iqbal dan juga keluarganya sehingga mempunyai semangat lebih anak ini yang artinya sangat penting dalam proses penyembuhan Iqbal sendiri," tandasnya.Selain itu, Linda juga memberikan apresiasi terhadap tim dokter yang menangani Iqbal agar segera pulih dari apa yang diderita dari perbuatan kejam mantan pacar Ibunya, Dadang Supriyatna."Apresiasi terhadap tim dokter, Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak DKI Jakarta juga kepada Pemda DKI yang banyak mendukung sehingga proses penanganan kesehatan Iqbal ini bisa segera pulih walaupun kita tahu sangat panjang karena penderitaannya sangat luar biasa. Hal yang tidak sepatutnya dialami oleh anak-anak," katanya.Dirinya juga berjanji, akan terus melakukan koordinasi dan mengawal kasus Iqbal ini bersama pihak penegak hukum agar proses hukumnya tetap berjalan."Kami juga berharap ibunya bisa dengan penuh kecintaan bisa hadir, sehingga Iqbal bisa semangat dalam proses penyembuhan ini. Bagaimana pun Iqbal perlu support dan kasih sayang seorang Ibu," harapnya.

Rekomendasi