Ini kata Jero soal eksplorasi Chevron di Gunung Ceremai

Gunung Ceremai diisukan dijual kepada Chevron Corporation senilai Rp 60 triliun.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Ini kata Jero soal eksplorasi Chevron di Gunung Ceremai
jero wacik. merdeka.com/arie basuki

Menteri ESDM Jero Wacik mengaku tidak hafal perusahaan asing apa saja yang tengah melakukan eksplorasi di Indonesia. Namun jika ada perusahaan yang tengah melakukan eksplorasi akan pihaknya dorong terus agar dapat menemukan lokasi sumber energinya."Saya enggak begitu hafal, tapi gini, di manapun kalau ada eksplorasi itu akan kita dorong. Mudah-mudahan nemu," ujar Jero di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/3).Menurut Jero, yang namanya eksplorasi itu hanya coba-coba. Jika tidak ditemukan sumber energi, pihaknya tidak bisa apa-apa."Eksplorasi itu kan nyoba-nyoba namanya. Kalau enggak nemu ya nyoba-nyoba itu. makanya resikonya gede. Eksplorasi itu resikonya gede, investasinya besar," ujarnya.Seperti diketahui, isu penjualan Gunung Ceremai di Jawa Barat merebak di media sosial beberapa hari ini. Dari isu yang tak jelas kebenarannya itu, berembus kencang jika gunung yang terletak di Kuningan tersebut dijual Rp 60 triliun kepada Chevron, perusahaan asal Amerika Serikat.Wilayah di sekitar Gunung Ceremai memang menyimpan banyak potensi geothermal atau panas bumi. Pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) untuk mencukupi kebutuhan energi di Pulau Jawa dan Bali.Perusahaan energi asal Amerika Serikat (AS), PT Chevron Indonesia melalui anak perusahaan PT Jasa Daya Chevron berhasil memenangi tender yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penetapan pemenang ini diumumkan pada 2012 lalu oleh panitia lelang Pemda Jabar.

Rekomendasi