Dalam persidangan lanjutan SKK Migas atas terdakwa Rudi Rubiandini terungkap, bahwa seluruh Komisi VII DPR terima duit USD 2.500. PPP berjanji akan menyelidiki dugaan tersebut jika uang itu mengalir ke anggota fraksinya.Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus bagi-bagi duit tersebut. Dia mengaku belum tahu jika ada anggotanya yang terima duit haram tersebut."Katanya Komisi VII mendapat masing-masing sebesar USD 2500. Itu saya akan cek dulu masing-masing anggota hari ini. Mencoba mengecek apakah benar mereka nerima sebagaimana yang diberitakan," ujar Hasrul di Gedung DPR , Jakarta, Rabu (26/2).Dia meyakini bahwa pengawasan yang dilakukan Fraksi PPP terhadap anggotanya lemah. Namun menurut dia, persoalan korupsi adalah tentang moral pribadi."Balik lagi kepada moral masing-masing anggota, jadi saya sebagai ketua fraksi tidak bisa terlalu detail mengawasi mereka. Jadi harus kepada moral masing-masing anggota," tegas dia.Kendati begitu, dia meyakini akan menindak tegas jika memang ada anggotanya yang menerima duit haram itu. Akan tetapi, dia tak berani menyebut sanksi apa yang akan diberikan."Akan diberi sanksi, dibicarakan di internal dulu," imbuhnya.Akan dipecat jika terbukti terima duit? "Ada tahapannya itu yang harus dibicarakan dulu," kilah dia.Sebelumnya, Mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM Didi Dwi Sutrisno mengaku pernah diminta Sekjen ESDM, Waryono Karno , agar menyiapkan dana untuk pimpinan hingga semua anggota Komisi VII DPR .Uang itu, kata Didi, berasal dari seseorang bernama Hardiyono dari SKK Migas. Uang dibagikan kepada empat pimpinan Komisi VII, 43 anggota Komisi VII, sekretariat Komisi VII, dan sisanya untuk perjalanan dinas Komisi VII.
Didi pun menyiapkan amplop tersebut dengan sejumlah kode. Untuk anggota komisi dan sekretariat masing-masing mendapat 2.500 dollar AS, sedangkan untuk pimpinan Komisi VII sebesar 7.500 dollar AS."Jumlahnya sekitar 140.000 dollar AS. Karena pimpinan 7.500 dollar," kata Didi saat bersaksi untuk terdakwa mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini , di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (25/2) kemarin.
PPP janji beri sanksi anggota yang terima duit SKK Migas
Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus bagi-bagi duit tersebut.
Advertisement
Rekomendasi