Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter yang terjadi pada hari Sabtu, pukul 12.14 WIB, merobohkan serambi bangunan Masjid Jami At Taqwa, Desa Kranggan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah."Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena kebetulan tidak ada warga yang sedang salat," kata Penasihat Takmir Masjid At Taqwa, Habib Muhammad saat dihubungi dari Cilacap, seperti ditulis Antara, Sabtu (25/1).Menurut dia, kerugian akibat robohnya bangunan serambi masjid yang berlokasi di Desa Kranggan RT 05 RW 01, Kecamatan Pekuncen, tersebut diperkirakan mencapai Rp 150 juta."Masjid tersebut baru berusia sekitar 10 tahun," katanya.Kendati dirasakan cukup kuat, dia mengatakan bahwa gempa tersebut tidak mengakibatkan kepanikan warga Desa Kranggan.Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Cilacap pada hari Sabtu, pukul 12.14 WIB.Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa lokasi gempa tersebut berada di 8,48 derajat lintang selatan dan 109,17 derajat bujur timur atau 104 kilometer (bukan 140 kilometer seperti diwartakan sebelumnya) barat daya Kebumen dengan kedalaman 48 kilometer."Namun gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami," katanya.
Gempa Kebumen robohkan serambi masjid di Cilacap
"Masjid tersebut baru berusia sekitar 10 tahun," katanya.
Rekomendasi