Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens mengatakan alasan keluarga Anas Urbaningrum jangan memakan makanan dari KPK dinilai masuk akal. Sebab, bukan karena KPK akan meracuni Anas, namun lebih kepada kelompok-kelompok lain yang ingin mencelakakan Anas."Soal Makanan, saya pernah bincang dengan Anas memang diyakini tau banyak hal dengan kekuasaan. Gerakan PPI ditakuti, saya dari hal tersebut timbul ketakutan Anas diracuni, dasarnya masuk akal," ujar Boni di Gallery Cafe, TIM, Jakarta, Minggu (12/1).Menurut Boni, Apalagi dari pernyataan terimakasih Anas kemarin sangat sinis dan mengandung ancaman untuk SBY. Ditakutkan, Anas akan diracun agar bungkam."Persoalannya bukan KPK-nya yang ditakuti tapi kelompok-kelompok yang ingin mencelakakan Anas, diduga banyak intelegent dan ingin Anas bungkam," ujarnya.Sebelumnya, adik Anas, Ana Luthfie mengantarkan uang dan pakaian untuk Anas di KPK. Pria yang mengenakan kemeja batik coklat lengan panjang itu nampak membawa sebuah koper, tas karton, satu tas plastik berisi beberapa botol air mineral dan keranjang tas berisi berbagai makanan."Bawa baju, alat salat, alat mandi, sarung sama makanan. Ada Alquran juga," kata Ana kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/1) malam.Namun, Ana mengaku tidak bisa menjenguk kakaknya di tahanan. Dia juga gagal memberikan makanan buat Anas. Dia mengatakan, alasan Anas tidak menyantap makanan yang disediakan KPK adalah demi keamanan."Kekhawatiran dari pihak keluarga karena Mas Anas. Kita bicarakan alasan keamanan. Kalau diracun kan bahaya," ujar Ana.
Alasan Anas tak mau makanan dari KPK dinilai wajar
Ditakutkan, Anas akan diracun agar bungkam.
Rekomendasi