Bareskrim tangkap paman terduga teroris Anton alias Septi

SR ditangkap di kediamannya yang berada di Perumahan mega Sentul Bogor Jawa Barat.

Agib Tanjung
Oleh Agib Tanjung - Reporter
Bareskrim tangkap paman terduga teroris Anton alias Septi
Gedung Bareskrim Mabes Polri. merdeka.com/Imam Buhori

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap paman dari terduga teroris Anton alias Septi. Paman dari Anton yang berinisial SR tersebut ditangkap terkait kasus peredaran senjata api (senpi), senjata tajam (sajam) dan bahan peledak ilegal."Perkembangan kasus sebelumnya, ditemukan atas nama SR yang membeli senjata berupa pen gun dan ditemukan dokumen buku-buku jihad, cara-cara merakit bom," kata Direktur Tipidum Kasubdit 1 Keamanan Negara dan Separatis Kombes Pol Mashudi, di Balai Wartawan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/1)."Di rumahnya juga ditemukan senjata tajam, air gun, dan bahan pembuat bom. SR ini adalah paman terduga teroris Anton yang ditangkap di Banyumas kemarin," ujarnya.Mashudi menjelaskan, SR ditangkap di kediamannya yang berada di Perumahan mega Sentul Bogor Jawa Barat pada tanggal 1 Januari 2014."Kita penangkapan itu kita berhasil mengamankan 1 pen gun, 2 air gun merek Baikal Makarro, 1 samurai, 1 pisau kukri dan 45 gas Co2, 42 KG pupuk urea dan buku petunjuk pembuatan bom ditambah 24 buah buku tentang Jihad," paparnya.Kendati demikian, Mashudi belum bisa memastikan secara pasti apalah ada keterlibatan SR pada jaringan teroris yang selama ini masih dicari-cari oleh polisi. Menurutnya, hingga saat ini Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror juga ikut turun tangan menyelidiki kasus senpi ilegal ini."Pasti akan dikembangkan apakah penjual menyadari menjual untuk teroris. Kita juga sudah berkoordinasi langsung dengan Densus 88. Kalau memang ada indikasi terorisme pasti akan kita kembangkan," imbuh Mashudi.

Rekomendasi