Setelah dipuji Direktur Pemberitaan LKBN Antara Khusaini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lalu curhat soal banyaknya kritik, kecaman, hujatan maupun cemooh kepada dirinya.
Banyaknya cemooh maupun hujatan di rasakan orang nomor satu di Indonesia itu sejak secara resmi meluncurkan akun Twitter @SBYudhoyono pada 20 Oktober 2013 lalu."Kritik itu setelah saya analisis kadang-kadang membawa manfaat, kecaman, hujatan, cemooh. Itu hak setiap orang. Saya menyadari sebagai pemimpin, dikecam dan dipuji," kata SBY saat memberi sambutan Puncak Peringatan HUT ke-76 LKBN Antara di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (18/12).Meski demikian, ada satu hal yang tidak bisa ia terima sama sekali, yakni fitnah. SBY menggambarkan, hampir semua orang di seluruh dunia menolak fitnah. Apalagi, seseorang tidak pernah melakukan sesuatu namun dikatakan telah melakukannya."Oleh karena itu, mari kita jauhkan negeri kita ini dari fitnah. Jangan jadi lautan fitnah, namun lautan kebenaran," ujarnya.SBY menambahkan, ketika menetapkan berbagai macam kebijakan pemerintah, ada pihak yang mau menerima maupun menolaknya. Dia pun tidak masalah jika ucapannya mendapat tanggapan beragam ataupun serangan dari sejumlah politikus maupun pengamat."Yang tidak tepat, saya tidak melakukan apa-apa, tidak mengatakan apa-apa, saya diserang berhari-hari, berminggu-minggu," keluh SBY.