Dari 52 adegan, Gatot cuma terlihat di rekonstruksi awal

Hingga jelang siang ini, warga masih memadati lokasi rekonstruksi untuk melihat langsung kronologi tewasnya Holly.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Dari 52 adegan, Gatot cuma terlihat di rekonstruksi awal
Rekonstruksi kasus Holly di Kalibata. ©2013 Merdeka.com

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana Holly Angela di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, hari ini. Rencananya, ada 52 adegan yang akan diperankan para tersangka."Adegan-adegan masih beberapa yang berjalan, dari 52 adegan," kata Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Antonius Agus, saat ditemui di lokasi, Selasa (3/12).Gatot Supiartono, pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang disebut-sebut sebagai otak pembunuhan ini juga dihadirkan. hanya saja, Gatot tak memerankan banyak adegan. Dia hanya muncul di awal-awal rekonstruksi dan memerankan adegan pertemuan dengan tersangka Surya Hakim. Pertemuan yang dilakukan di luar apartemen, untuk mematangkan rencana pembunuhan itu.Saat ini Gatot sudah meninggalkan lokasi. "Karena sudah tidak ada adegan lagi," tambahnya.Rekonstruksi yang digelar sejak pukul 09.00 WIB tadi sudah memerankan beberapa adegan. Seperti di adegan adegan nomor 35 a, di mana para tersangka melihat Holly tiba di apartemen dan turun dari taksi. Kemudian, tersangka Pago, Abdul Latif dan Surya hakim melakukan serah terima kartu akses menuju ke kamar Holly.Rekonstruksi sejauh ini masih dilakukan di lobi apartemen, dan belum masuk ke kamar korban. Seperti adegan 43 saat tersangka Elriski jatuh dari kamar usai mengeksekusi Holly. Dan di adegan 44, satpam tampak keluar lift sambil memapah Holly yang bernapas dalam keadaan bersimbah darah setelah dihabisi pelaku."Di sini kami berusaha merekon lagi sesuai dengan fakta dan dengan para tersangka langsung. Ada beberapa adegan yang diperankan oleh pemeran pengganti namun itu kan tidak mengubah rekonstruksi yang ada. Karena rekon berjalan sesuai dengan keterangan, fakta yang ada. Apa adanya dilakukan oleh mereka para pelaku," jelas Antonius.Saat ini, proses rekonstruksi sedang istirahat.

Rekomendasi