Ombudsman-KPK gelar Gerakan Anti Maladministrasi dan Antikorupsi

Acara dilakukan melalui pagelaran sastra integritas di Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Ombudsman-KPK gelar Gerakan Anti Maladministrasi dan Antikorupsi
Mural Koruptor. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Ombudsman Republik Indonesia bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyebarkan pemahaman anti maladministrasi dan antikorupsi kepada mahasiswa pada Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10). Penyebaran pemahaman ini akan dilakukan melalui pagelaran sastra integritas di Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia, Depok."Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini hendak memahamkan pemuda akan bahaya praktik maladministrasi dan korupsi melalui gelaran budaya," ungkap anggota Ombudsman Bidang Pencegahan, Hendra Nurtjahjo, dalam siaran pers yang diterima merdeka.com.Pagelaran sastra integritas ini akan menampilkan deklamasi puisi oleh Adhie M Massardi dan Hendra Nurtjahjo serta dramatisasi puisi oleh Helvy Tiana Rosa dan Bengkel Sastra UNJ. Pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja, juga akan turut serta dalam pagelaran budaya merenungkan Hari Sumpah Pemuda ini.Selain deklamasi puisi, acara ini juga mengagendakan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh BEM se-Jabodetabek sebagai pernyataan perang melawan maladministrasi dan korupsi. Pasca penandatanganan, acara ini kemudian ditutup dengan penampilan duo musisi, Endah n Rhesa."Perilaku maladministrasi dan korupsi kian marak terjadi, oleh karenanya, diperlukan pemahaman yang tidak hanya bersifat formal tetapi juga melalui pemahaman kultural terutama kepada pemuda selaku tulang punggung bangsa," papar Hendra.Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuh-kembangkan kesadaran akan bahaya praktik maladministrasi dan korupsi bilamana perilaku itu terus terjadi. Setidaknya, menurut Hendra, ada pemahaman budaya dari pemuda agar terhindar dari praktik cela tersebut demi Indonesia yang sejahtera.

Rekomendasi