Minta kembali dipilih, adik Ahok janji benahi tambang timah

Menurutnya, persoalan tanah yang rusak akibat penambangan timah akan menjadi masalah setelah 2010.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Minta kembali dipilih, adik Ahok janji benahi tambang timah
Lahan bekas galian timah di Belitung Timur. ©2013 Merdeka.com

Belitung Timur dikenal kaya akan timah. Penambangan timah di bekas wilayah kerajaan Sriwijaya itu bahkan telah dilakukan sejak era penjajahan kompeni Belanda.Namun, ternyata banyak terdapat bekas penambangan timah yang dibiarkan begitu saja. Hal ini menyebabkan kerusakan pada kontur tanah.Saat ini, Belitung Timur dipimpin oleh Bupati Basuri Tjahaja Purnama (Yuyu). Adik dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu minta diberi kesempatan untuk memimpin selama dua periode agar bisa membenahi kerusakan bekas lahan tambang timah di daerahnya."Tantangan saya pasca-timah ini. Saya yakin kalau saya diberikan kesempatan sampai dua periode paling cepat kita bisa mengubah mainset orang," kata Yuyu di Belitung Timur, Minggu (15/9) malam.Menurutnya, persoalan tanah yang rusak akibat penambangan timah akan menjadi masalah setelah 2010. Untuk itu, salah satu upaya yang dapat dilakukannya adalah dengan giat melakukan penanaman pohon."Saya harus buatkan pondasi, masyarakat yang akan mendorongkan ke sana," katanya.Dia mengatakan, tanah bekas penambangan timah cocok ditumbuhi pohon cemara, bukan pohon sengon. Sebab, akar cemara dapat menangkap nitrogen dari udara dan dapat menyuburkan sehingga tidak perlu pemeliharaan."Kita punya 50 ribu hektare lebih eks tambang. Perkebunan lada, karet, ini harus diterapkan. Irigasi-irigasi eks Jepang kita hidupkan. Konfisi tanah ada yang subur ada yang tidak. Saya ajak orang-orang dari UGM," jelasnya.Menurutnya, selama ini izin pertambangan ada kalau reklamasi sudah selesai. "Kalau mau tutup begitu saja tidak mungkin. Jadi kita ratakan dengan tanah begitu dan tanam cemara," katanya. Dia mengakui potensi timah di Belitung Timur sudah mulai menipis. Meski demikian, hal itu tak membuat investor kabur. Sebab, masih banyak yang menginginkan lahan untuk usaha di Belitung Timur."Investor dari Malaysia. PT SMM," ucapnya.Lebih lanjut dia mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) Belitung Timur yang diperoleh dari hasil tambang per tahunnya mencapai Rp  45 miliar. Namun demikian, ada tiga sektor unggulan lain yang dimiliki Belitung Timur, yakni; pariwisata, kelautan dan perikananan. Saat ini juga para pelajar di SMK tengah diajari soal budidaya ikan."Kita tetapkan dengan waktu, dengan perencanaan yang jelas, waktu itu. Semua kembali ke masyarakat. Saya kan CEO-nya masyarakat, direktur," katanya.Seperti diketahui, posisi Bupati Belitung Timur juga pernah dijabat oleh Ahok. Warga Belitung Timur bahkan mengaku rindu akan kepemimpinan Ahok. Mereka menilai saat memimpin Belitung Timur, Ahok banyak berbuat dengan melakukan pembangunan.Hal itu berbeda dengan Yuyu. Mereka menilai Yuyu hanya meneruskan program dari Ahok. Selain itu, Yuyu jarang turun ke masyarakat, berbeda dengan Ahok."Apalagi Pak Ahok itu mau turun langsung ke warga kasih bantuan. Kalau Pak Basuri kan itu kasihnya enggak langsung tapi melalui staf-stafnya," kata Desi, warga Kampoeng Baru yang sehari-hari bekerja di sebuah biro jasa.

Rekomendasi