Dua dari 16 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto angkatan 2012 yang menandatangani gugatan terhadap pihak rektorat dikabarkan mundur. Dari beberapa informasi yang dihimpun, kedua mahasiswa tersebut mundur karena adanya intimidasi yang dilakukan pihak rektorat.Koordinator Save Soedirman, Munirah Dinayati mengatakan memang ada dua mahasiswa yang menyatakan mundur sebagai penggugat karena terindikasi mendapat intimidasi pihak rektorat. "Memang ada dua mahasiswa yang menyatakan mundur, karena adanya intimidasi. Tetapi mohon maaf, kami tidak bisa menyebutkan nama kedua mahasiswa yang mundur tersebut dengan pertimbangan psikologis teman kami," ujarnya, Rabu (10/9).Munirah menambahkan, dia bersama 14 penggugat Uang Kuliah Tunggal Unsoed sedang menjalani sidang pendahuluan di PTUN. Meski ada intimidasi, kata dia, penggugat akan terus melanjutkan gugatan. "Kami akan maju terus," katanya.Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Unsoed yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsoed, Ibnu Nugroho membantah ada intimidasi terhadap mahasiswa penggugat. "Pemanggilan tersebut hanya melaksanakan perintah dari PTUN, yakni melakukan upaya perdamaian sebelum masuk pokok perkara," katanya.Menurutnya, mahasiswa menolak upaya perdamaian, bisa dilanjutkan ke persidangan. Ia mengatakan, Unsoed siap menghadapi mahasiswa di persidangan.Juru Bicara Unsoed, Agus Nugroho mengatakan, pemanggilan mahasiswa hanya sebagai proses klarifikasi kepada pihak penggugat. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pejabat juga meminta kedua pihak berdamai. "Kami juga mempertanyakan gugatan tersebut ada legal standing maupun surat kuasa sesuai dengan hak gugat," kata Agus.Dia menuturkan, sejumlah pejabat dekanat dan rektorat yang ikut hadir menduga pihak penggugat dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain. Agus tak menyebutkan, siapa pihak lain yang dimaksud.Berdasarkan hasil rekaman pertemuan mahasiswa dengan rektorat, yang didapat merdeka.com, pada pertemuan yang dilakukan tertutup di Gedung Rektorat Unsoed, Selasa (10/9), pihak rektorat dan dekan berharap mahasiswa menempuh jalur damai. "Apabila hendak menggugat yang serius, jangan sembarangan," ujar salah satu tim kuasa hukum Unsoed.Selain dua penggugat yang mundur, salah seorang mahasiswa penggugat lainnya mengungkapkan kepada merdeka.com, mengaku mendapat intimidasi dari kampus. "Orang itu bilang, kalau kamu ingin lulus, cabut segera gugatannya. Kalau tidak, saya bisa membuatmu tidak lulus," katanya.
Diintimidasi, 2 mahasiswa Unsoed penggugat rektorat mundur
16 Mahasiswa sebelumnya menggugat kebijakan uang kuliah tunggal.
Rekomendasi