Polisi & TNI tak bisa cegah warga saling dorong saat antre BLSM

Mereka mengaku sudah mengantre sejak pukul 6 pagi demi uang bantuan Rp 300.000.

Mitra Ramadhan
Oleh Mitra Ramadhan - Reporter
Polisi & TNI tak bisa cegah warga saling dorong saat antre BLSM
pembagian BLSM di Tangerang. ©2013 Merdeka.com

Hari ini, bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) tahap dua kembali disalurkan ke masyarakat. Ratusan warga Tigaraksa, Tangerang mulai mengantre sejak pagi di Kantor Pos Tigaraksa untuk mendapatkan urutan paling awal.Pantauan merdeka.com, Senin (9/9), matahari yang cukup terik ternyata tak menyurutkan niat warga untuk mengantre. Mereka terlihat saling dorong dan berdesak-desakan. Meski sudah diminta tertib oleh panitia, serta polisi dan TNI yang berjaga, mereka tetap tak peduli.Sumanta, salah seorang warga, mengaku sudah mengantre sejak pukul 06.00 WIB."Tapi enggak tahunya Kantor Pos-nya baru buka pukul 08.00 WIB. Susah payah dapat uang Rp 300 ribu," keluhnya.Sumanta menyayangkan, adanya pemalang yang dilakukan aparat kepolisian setempat."Penjagaannya ketat sekali, kalau saya mampu, tidak mau diperlakukan seperti ini," tambahnya.Keluhan yang sama juga disampaikan Junaedi, warga Tigaraksa. Dia mengaku sudah lebih dari dua jam mengantre tapi tak kunjung mencapai loket pembagian BLSM. "Capek dan pegal-pegal juga berdiri," kata Junaedi.Dia juga menilai polisi tak adil. "Sebab, ada yang tidak antre tapi hanya duduk di pinggir lalu pas masuk di pintu masuk dibiarkan," protesnya.

Rekomendasi