Rektor Unsoed akhirnya dinonaktifkan

Meski ditahan di LP Purwokerto sejak 21 Agustus silam, Edy Yuwono masih aktif menjadi rektor dan menandatangani dokumen.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Rektor Unsoed akhirnya dinonaktifkan
Unsoed. ©2013 Merdeka.com

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Edy Yuwono yang diduga terlibat dalam korupsi dana kerjasama antara Unsoed dengan PT Antam, akhirnya dinonaktifkan. Saat ini perwakilan Unsoed akan mendatangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk membawa usulan nama pengganti Edy Yuwono."Sebenarnya jabatan rektor akan berakhir pada 14 April 2014. Namun karena ditahan, harus ada pengganti rektor sementara sampai ada pemilihan rektor periode selanjutnya," ujar Pembantu Rektor I, Mas Yedi Sumaryadi, Kamis (5/9).Saat ini, jelasnya, ada tiga nama yang diusulkan untuk menjadi rektor sementara. Nama-nama yang diusulkan itu, segera diajukan ke menteri Pendidikan dan Kebudayaan."Usulan tiga nama ini akan disampaikan ke menteri pendidikan, rencananya hari ini ada perwakilan senat yang diutus untuk ke Jakarta," tambah Yedi.Sementara itu, Pembantu Rektor II Unsoed, Eko Haryanto mengatakan, tiga usulan nama yang dicalonkan ke menteri pendidikan adalah tiga pembantu rektor yang saat ini sedang menjabat. Usulan tiga nama pengganti dari unsur pimpinan tersebut, jelasnya, disesuaikan dengan peraturan perundangan yang berlaku dalam Peraturan Mendikbud No 33 Tahun 2012 tentang pengangkatan dan pemberhentian rektor.Selain mengusulkan tiga nama, kedatangan senat ke Jakarta juga bertujuan meminta surat keputusan dari menteri soal pemberhentian rektor."Senat akan mengambil surat keputusan dari Mendikbud terkait pemberhentian jabatan Rektor Edy Yuwono dan penunjukan pelaksana tugas (Plt) rektor oleh PR I," katanya.Sebelumnya, meski sudah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Purwokerto sejak 21 Agustus silam, Edy Yuwono masih aktif menjadi Rektor Unsoed. Bahkan, penandatanganan dokumen Unsoed masih dilakukannya dari LP Purwokerto.

Rekomendasi