Mahfud MD: Patrialis tak perlu galau tanggapi kritikan

Mahfud juga berpesan agar Patrialis tetap independen dan tak membawa kepentingan politik.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Mahfud MD: Patrialis tak perlu galau tanggapi kritikan
Patrialis Akbar. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengucapkan selamat atas pengangkatan mantan Menkum HAM Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi. Dia menyarankan Patrialis untuk tidak galau menanggapi kritik seputar penunjukannya oleh Presiden SBY."Pak Patrialis sudah resmi diangkat, tidak usah lagi galau dengan kritik," ujar Mahfud di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/8).Mahfud mengatakan, kontroversi seputar hakim konstitusi merupakan hal biasa. Ini didasarkan pada pengalamannya ketika menjabat sebagai hakim konstitusi dari jalur DPR."Karena saya dulu ketika jadi hakim MK kan ada juga kritikan, politikus kok mau jadi hakim. Tapi kan nyatanya kita bisa kerja menurut suasana yang dibangun oleh MK," terang Mahfud.Lebih lanjut, Mahfud meminta Patrialis untuk bekerja dengan baik dan menunjukkan prestasi. "Pak Patrialis tidak perlu melayani kontroversi tentang dirinya, yang penting kerja saja," ujar dia.Namun, Mahfud berpesan agar setiap hakim yang berkiprah di lembaga konstitusi itu tidak membawa kepentingan politik tertentu. Dia berharap Patrialis pun mampu menunjukkan hal yang sama dengan para pendahulunya."MK itu saya kira sudah cukup dapat kepercayaan dari masyarakat sampai saat ini dan semua yang datang ke sini itu biasanya hakim datang dengan bersih tanpa muatan politik," ujar Mahfud.Mahfud mengatakan, MK telah memiliki kultur kerja yang dibangun dengan begitu kokoh. Menurut dia, kultur kerja yang telah ada dapat mendorong setiap hakim, termasuk Patrialis untuk semakin meningkatkan kemampuannya di bidang hukum."Mudah-mudahan Pak Patrialis bisa menyesuaikan kerja peningkatan hakim menurut MK," terang dia.Lebih lanjut, Mahfud menilai belum ada kepentingan politik yang tampak dalam penunjukan Patrialis. "Kalau terbukti ada kepentingan politik, pasti akan ada reaksi dari masyarakat," tegas dia.

Rekomendasi