800 Personel Polri/TNI amankan pembagian sedekah PT Gudang Garam

Pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ribuan warga dari berbagai daerah ikut antre dalam pembagian sedekah rutin itu.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
800 Personel Polri/TNI amankan pembagian sedekah PT Gudang Garam
Apel Siaga Lebaran. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Aparat Kepolisian Resor Kediri Kota menerjunkan sekitar 800 personel yang merupakan gabungan dari Polri, Brimob, serta TNI untuk pengamanan rencana pembagian sedekah PT Gudang Garam Tbk. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan."Pengamanan sudah kami mulai sejak pukul 04.00 WIB. Kami melibatkan semua unsur untuk pengamanan kegiatan itu," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kediri Kota AKP Surono seperti dikutip dari Antara, Senin (5/8).Pihaknya menyebutkan rencana pembagian sedekah PT Gudang Garam, Tbk itu akan dilakukan pada Selasa (6/8) pagi di pabrik rokok. Pengamanan memang melibatkan banyak personel, mengantisipasi kericuhan warga yang datang.Pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ribuan warga dari berbagai daerah ikut antre dalam pembagian sedekah yang rutin dilakukan setiap tahun itu. Mereka bahkan sudah mulai antre sejak dini hari dengan mengendarai berbagai angkutan baik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.Polisi, kata Surono tidak ingin kecolongan dengan terjadinya masalah seperti kericuhan. Untuk itu, petugas akan memperketat pengamanan mulai dari membatasi kendaraan yang masuk, sampai membatasi warga yang ikut antre jika sudah akan dibagikan.Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT Gudang Garam, Tbk Yuki Prasetioadi mengatakan sudah melakukan koordinasi untuk pengamanan pemberian sedekah tersebut. Selain dibantu dari Polri dan tentara, pengamanan juga melibatkan satuan pengamanan internal di Gudang Garam.Tentang besarnya anggaran, ia tidak menyebutkan dengan pasti. Ia hanya mengatakan, seluruh warga yang ikut antre akan mendapatkan sedekah dari pabrik. Kegiatan itu juga dilakukan untuk menjaga tradisi.Menyinggung untuk mekanisme pemberian sedekah, Yuki mengatakan akan menggunakan sistem sekat. Cara itu dipakai seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga masyarakat yang antre pun bisa terkontrol dengan baik.Untuk memudahkan pembagian, pihak pabrik juga membagi, dimana dibagi dalam kelompok-kelompok dan dipisahkan baik laki-laki ataupun dewasa, serta orang tua. Setiap kelompok secara bergiliran menunggu pembagian."Cara ini juga lebih manusiawi. Ini kami kira sistem yang cukup efektif," katanya.Pembagian sedekah pabrik rokok dengan jumlah pekerjanya sampai sekitar 34 ribu orang itu dilakukan setiap tahun. Pada 2012 lalu, tidak kurang dari 15 ribu orang ikut antre menunggu pembagian sedekah. Warga yang datang mendapatkan uang sedekah sekitar Rp20 ribu, baik orang dewasa ataupun anak-anak.

Rekomendasi