Puncak arus mudik di Kalideres diprediksi H-7 Idul Fitri

Kenaikan tarif bus berlaku untuk bus ekonomi tujuan Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Puncak arus mudik di Kalideres diprediksi H-7 Idul Fitri
Mudik Merak 2. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Hingga hari ke-16 bulan Ramadan, kepadatan pemudik di Terminal Kalideres belum menunjukan peningkatan. Peningkatan pemudik diperkirakan terjadi pada H-7 Idul Fitri."Minggu pertama dan kedua bulan puasa masih normal, minggu ke tiga mulai ada peningkatan. Baru di minggu keempat ada peningkatan," kata Kepala Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres Hengki Sitorus saat ditemui di terminal, Kamis (25/7).Peningkatan itu, lanjut Hengki, disebabkan faktor, di antaranya anak sekolah yang mulai memasuki hari libur. "Kan banyak juga orang tua yang nunggu anaknya libur dulu," ujar dia.Hengki menambahkan, untuk tiket tahun ini, Kementerian Perhubungan melalui Peraturan Menteri KM Nomor 64 Tahun 2013 tertanggal 24 Juni 2013 menaikan harga tiket. Tiket bus tarif bawah yang semula Rp 139 per kilometer naik menjadi Rp 161 perkilometer. Sedangkan tarif bawah, naik dari semula Rp 86 per kilometer menjadi Rp 99 per kilometer.Kenaikan tarif bus tersebut, lanjut Hengki, berlaku untuk bus ekonomi tujuan Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Sementara, untuk bus kelas bisnis, tarif mengikuti harga pasar.

Rekomendasi